Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat guna mencegah menyebaran virus corona yang diumumkan oleh pemerintah belum lama ini membuat Tamara Bleszynski merasa iba.

Dalam penerapan PPKM darurat menurut Tamara Bleszynski membuat sejumlah pihak masyarakat memang kesusahan.

Artis Tamara Blesxynski baru-baru ini mengejutkan publik saat mengaku tak masalah terancam penjara bila rencananya untuk berbagi sembako selama 3 hari tak berjalan lancar.

Di situ, Tamara Bleszynski berniat membagikan bingkisan makanan kepada masyarakat. Perempuan 46 tahun ini tidak masalah dengan resiko yang akan ditanggungnya mengingat saat ini sedang PPKM Darurat.

"Aku rela di penjara karena menyebar atau berbagi pangan. Hidup, cuma sekali," tulis Tamara Bleszynski dalam laman instagramnya.

"Berbagi gratis 10 Bingkisan pangan sederhana berisi: Beras, minyak dan telur; Senin 19 juli sampai dengan Rabu di @tehmanisbali Pukul 12:00," sambungnya lagi.

Dalam penerapan PPKM darurat menurut Tamara Bleszynski membuat sejumlah pihak masyarakat memang kesusahan. Apalagi dalam pemberitahuan terbaru PPKM darurat diperpanjang oleh pemerintah yang membuat banyak pihak cukup terpengaruh perihal perekonomian.

Baca Juga: Bukan Hanya soal Agama, Tamara Bleszkynski Juga Bongkar Asal Uang yang Ia Dapatkan, Begini Katanya!

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas