Kesehatan tubuh bisa ditentukan dengan makanan yang dikonsumsi. Jika kamu rajin mengonsumsi makanan sehat, tubuh juga akan membangun sistem imun yang kuat sehingga terhindar dari berbagai penyakit.

Salah satu makanan yang sering dikonsumsi zaman kini adalah makanan dalam kemasan dan juga makanan cepat saji. Tanpa sadar, makanan tersebut bisa menimbulkan peradangan pada tubuh lho.

Peradangan parah justru dapat menyebabkan berat badan bertambah dan berbagai macam penyakit lainnya. Untungnya, peradangan bisa diminimalisasi dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan.

Dilansir dari laman sindikasi GenPi.co (22/7/2021) berikut 5 makanan sehat yang bisa menangkal peradangan hingga penyakit berbahaya pada tubuh:

1. Brokoli

Bersama dengan kol, kubis, kangkung, dan kale, brokoli masuk dalam jenis sayuran Cruciferous. Sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa sayuran Cruciferous mampu mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker.

Hal itu disebabkan oleh kandungan antioksidan yang mampu mengurangi peradangan.

2. Alpukat

Alpukat mengandung carotenoid dan tocopherol yang bisa mengurangi risiko kanker. Tak hanya itu, alpukat mampu mengurangi peradangan pada sel kulit yang muda.

3. Jamur

Jamur sangat rendah kalori serta kaya akan Vitamin B. Selain itu, jamur juga kaya akan antioksidan yang bisa mengurangi peradangan. Namun, pastikan jangan memasak jamur terlalu matang. Sebab, kandungan antioksidannya akan berkurang jika jamur dimasak terlalu lama.

4. Kunyit

Bumbu dapur ini kerap kita temukan dalam ramuan jamu tradisional. Khasiatnya pun tak main-main, karena mampu mengurangi risiko penyakit arthritis, diabetes, hingga gangguan pencernaan.

5. Tomat

Tak hanya rendah kalori, tomat kaya akan Vitamin C, potassium, dan likopen. Kandungan likopen dalam tomat itulah yang bermanfaat mengurangi peradangan terkait dengan kanker.

Baca Juga: Jarang Orang Tahu, 5 Makanan Murah Ini Bisa Buat Diet Lho Beauty!

Salah satu studi bahkan menunjukkan bahwa mengonsumsi jus tomat secara rutin mampu mengurangi peradangan pada tubuh orang dengan berat badan berlebih.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas
Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.