Mungkin masih banyak Moms yang bingung menjelang waktu persalinan yang semakin dekat, sebaiknya perlu mencukur rambut kemaluan atau dibiarkan saja. 

Mengingat seorang ibu hamil pasti akan menghadapi berbagai macam pantangan demi kesehatan dan keselamatan bersama sang janin. Bukan tanpa sebab, pada masa kehamilan, ibu hamil lebih rentan terkena infeksi dibandingkan sebelum hamil. 

Hal ini juga termasuk mengenai mencukur rambut di area kemaluan. Jika salah teknik saat mencukur, dapat menyebabkan luka dan berpotensi infeksi bakteri. Namun dengan mencukur rambut kemaluan, sebenarnya memang memudahkan dokter atau bidan saat proses persalinan berlangsung.

Dari segi kesehatan, rambut kemaluan atau rambut pubis ini berfungsi untuk melindungi organ intim. Lalu, apakah ada manfaat lain bagi ibu hamil bila memilih untuk mencukur rambut kemaluannya? Simak ulasan yang dilansir dari laman hellosehat.com (23/7/2021) berikut ini yuk, Moms!

Lebih Higienis

Mau normal atau pun caesar, jika Moms memilih untuk melahirkan di rumah sakit tentunya akan dihadapkan dengan prosedur untuk mencukur rambut kemaluan lho. Hal ini dipercaya dapat membuat proses persalinan menjadi lebih higienis.

Sebaiknya, Moms mencukur rambut kemaluan minimal 48 jam sebelum proses persalinan. Alasannya adalah mencukur rambut kemaluan memiliki potensi meningkatkan risiko terkena infeksi saat tindakan medis berlangsung. Sebab adanya peluang terjadinya luka saat pencukuran. 

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Mengecat Rambut? Ini Jawaban Dokter

Mencukur rambut kemaluan secara berkala juga membuat kebersihan area kelamin menjadi lebih terjaga. Serta mampu meminimalisir rasa gatal dan keluhan lainnya.