Ilustrasi bayi yang sedang banyak makan. (Pinterest/Anak Bunda)
Kolesterol dan tekanan darah tinggi mungkin kerap dijumpai pada orang dewasa dan lansia. Namun tak menutup kemungkinan anak yang terlalu gemuk karena gaya hidup yang tak sehat akan mengalaminya. Risiko terkena penyakit jantung dan stroke juga semakin tinggi.
Kondisi ini lebih sering dijumpai pada anak perempuan yang akan mengalami pubertas terlalu dini. Ia akan lebih cepat menstruasi yang justru dapat mengganggu kesehatan wanita saat dewasa.
Berat badan yang terlalu berlebih membuat tulang tak mampu menopang tubuhnya dengan baik. Sehingga, dapat mengalami kecatatan pada kaki yakni kebengkokan. Jika masih pada tahap yang belum terlalu parah, masih dapat diobat menggunakan penyangga kaki. Namun jika sudah parah, anak harus menjalani operasi untuk memperbaiki kondisi tersebut.
Belum lagi, anak yang kelebihan berat badan juga memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi. Salah satunya proses penyembuhan yang lambat.
Diabetes pada anak tak cuma menyerang karena adanya faktor genetik. Gaya hidup dengan pola makan yang terlalu berlebihan sehingga menyebabkan ia kelebihan berat badan pun, dapat mengantarkannya pada penyakit diabetes tipe 2. Jika terus berlanjut, anak akan mengalami diabetes mellitus.
Diabetes juga tak dapat disepelekan begitu saja, karena dapat mempengaruhi kerusakan berbagai organ seperti mata, ginjal, dan saraf.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel: