Ilustrasi konsumsi makanan saat program hamil. (Unsplash/pablomerchanm)
Orang dengan tipe golongan darah A membawa antigen A, sedangkan golongan darah O tidak memiliki antigen A. Begitu juga dengan tipe golongan darah AB yang memiliki antigen A, tapi golongan darah B tidak.
Ada kemungkinan bahwa antigen A inilah yang melindungi cadangan ovarium dari kerusakan sehingga kesuburan wanita jadi lebih optimal.
Namun, para ahli mengatakan kalau mereka masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan kaitan antara hal-hal tersebut.
Banyak faktor yang dapat memengaruhi kesuburan wanita. Ini bisa dimulai dari faktor usia, gaya hidup, penyakit, berat badan, dan sebagainya.
Meski digunakan dalam penelitian, pengukuran hormon FSH sebenarnya bukanlah metode yang paling akurat. Namun, cara ini dapat membantu menilai penurunan cadangan ovarium yang tergolong ekstrem.
Selain itu, para ahli kesuburan juga menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan kadar hormon anti-mullerian (AMH).
AMH sendiri adalah jenis hormon yang berfungsi untuk mematangkan sel telur. Kadar AMH yang ada dalam darah bisa menjadi indiaktor fungsi ovarium wanita, apakah bekerja secara normal atau tidak.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel: