Menu

7 Tes Pra-Nikah yang Penting untuk Dilakukan Demi Keberlangsungan Rumah Tangga

18 Agustus 2021 14:00 WIB
7 Tes Pra-Nikah yang Penting untuk Dilakukan Demi Keberlangsungan Rumah Tangga

Potret bahagia sepasang kekasih usai menikah (Unsplash/Samantha Gades)

4. Pemeriksaan TORCH

TORCH merupakan penyakit yang disebabkan oleh toxoplasma, rubella, dan herpes. Meski penularannya datang dari mengonsumsi makanan mentah hingga kontak dengan kotoran hewan peliharaan, pemeriksaan ini dilakukan untuk menghindari keguguran dan kelahiran prematur pada buah hati kelak. 

5. HIV/AIDS

Yang satu ini tak dapat dihindari lantaran sudah menjadi kewajiban dan sudah tertulis dalam surat edaran Kementerian Kesehatan. Pemeriksaan yang satu ini akan menggunakan sampel darah kedua calon pengantin. 

6. Gula Darah

Tak cuma dapat menghindari dari diabetes atau penyakit kronis lainnya (bagi yang memang sudah menderita diabetes), Tes gula darah sangat diperlukan khususnya pada perempuan hamil yang mana hormonnya ini kurang stabil. Mengingat ibu hamil rentan terkena diabetes. 

7. Tes Urin

Pemeriksaan yang terakhir yakni tes urin untuk mengetahui adanya penyakit sistematik atau metabolik. Hal ini dapat dinilai dari warna, bau, sampai jumlah urin yang dikeluarkan. 

Meski terdengar sepele, ternyata serangkaian tes diatas justru memiliki dampak yang luar biasa khususnya bagi calon buah hati. Melakukan tes pra-nikah sebaiknya dilakukan 6 bulan sebelum melangsungkan pernikahan. Semoga bermanfaat, ya!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Halaman:

Artikel Pilihan