Lona Kharisma baru saja meluncurkan buku perdanya yang berjudul Antar Aku Pulang. Dalam buku ini ia bercerita mengenai sosok Elis yang kehilangan keluarganya. Sebagai seorang wanita yang memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan makhluk halus, tentunya Lona memiliki banyak sekali pengalaman yang berkaitan dengan dunia tak kasat mata.

Dalam peluncuran buku Antar Aku Pulang di kawasan Depok (19/1/2020) Lona menceritakan kisahnya dalam menjalani hidup sebagai seorang indigo. 

"Aku merasa awalnya itu umur 4 atau 5 tahun waktu itu nenek aku malem-malem datang ke pengajian meninggalnya sodara. Aku ditinggal sm kakek di rumah. Saat jam 5 subuh aku mau sholat, duduk disebelah aku ada cewek yang seperti orang sesaat langsung hilang. Ternyata itu almarhumah yg meninggal hari itu. Dan banyak hal yang terjadi. Lama-lama aku merasa ya memang aku punya kelebihan," ungkap ibu dua anak itu.

Dalam menjalani hidup sebagai indigo, Lona tentu memiliki banyak hambatan. Namun, ia sangat bersyukur karena keluarganya enggak menentang, sebaliknya justru keluarganya sangat mendukung penuh.

"Alhamdulillah keluarga saya gak merespon negatif. Karena memang dari ibu saya punya kembaran. Nah, tante saya itu juga punya kekuatan seperti saya," kata Lona Kharisma.

Baca Juga: Ceritakan Makhluk Halus, Lona Kharisma Luncurkan Buku Perdananya

Oleh sebab itu, Lona menjadi pribadi yang mandiri. Dalam menghadapi masalah yang berkaitan dengan roh halus, Lona biasanya berbagi cerita dengan tantenya. 

"Alhamdulillah saya bisa sharing sama tante saya itu kembaran ibu saya. Nenek kakek saya walaupun agamanya juga kental alhamdulillah gak ada tentangan. Gak pernah larang gak boleh ini gak boleh itu," ucapnya.

Lona juga bercerita selama hidup sebagai indigo, ia merasa enggak ada yang benar-benar menggangu kehidupan pribadinya. Memiliki teman roh halu, Lona bercerita bahwa hal itu enggak bisa mempengaruhinya dalam melakukan aktivitas.

"Terkait dengan teman-teman makhluk astral. Elis gak pernah mempengaruhi saya karna dia pendiam. Elis sama sekali gak merubah aku tapi memotivasi aku untuk menjadi penulis," ujar Lona.

Meskipun biasa menghadapi hal-hal yang menyeramkan. Lona mengaku bahwa ia adalah orang yang penakut. Oleh sebab itu, ketika dihadapi dengan makhluk halus, ia cenderung cuek.

"Sudah biasa dan ya pasti kita sebagai umat beragama, aku muslim ya aku mendoakan buat aku itu risiko sebagai indigo, banyak yg minta tolong. Kalo memang gak terpaksa saya bantu, ya cuekin tapi kalo ada yang harus bantu biasanya saya bantu," tutupnya.