Menjalani hidup sebagai indigo, tentunya bukan hal yang mudah. Furi Harun mengalami banyak cobaan sebelum akhirnya dapat menerima dirinya adalah indigo. 

Salah satu hal yang paling mempengaruhi kepribadiannya adalah keluarga. Furi mengaku kurang memiliki dukungan dari keluarganya. Namun, seiring berjalannya waktu, kini Furi Harun menjadi salah satu tokoh indigo yang dikenal masyarakat.

"Oke saya sepenuhnya menerima karunia ini ketika setelah cerai, terus saya juga membangun sebuah komunitas dengan orang-orang indigo," ungkap Furi dalam acara peluncuran buku Antar Aku Pulang oleh Lona Kharisma (19/1/2020).

Perannya diberbagai komunitas membuat Furi pelan-pelan mengubahnya dari pribadi yang introvert. 

"Saya sempat bergabung dalam komunitas indigo, namun kini saya bergabung di Indigo World. Ada 5 negara yang sudah tergabung dalam indigo world," jelas Furi.

Baca Juga: Terlahir Sebagai Indigo, Furi Harun Mengaku Enggak Dapat Dukungan dari Keluarga

Indigo World dibentuk karena rasa sadar bahwa setiap orang indigo sebenarnya enggak bisa melakukan segala hal. Furi menjelaskan bahwa indigo memiliki beberapa jenis, seperti prekognision yang bisa melihat masa depan, Telekinetik yang bisa mendeteksi santet di tubuh manusia, serta medium yang bisa berkomunikasi dengan makhluk halus. 

Dengan kemampuannya itu, Furi mengaku pernah berhubungan dengan arwah yang sangat mengganggu kesehatan psikologisnya.

"Pengalaman paling berkesan saya pernah hampir gila karna berhubungan sama arwah evil yang strong banget. Dia membuat saya menghabiskan banyak uang karena harus ke psikiater," jelasnya.

Risiko lain bagi seorang indigo adalah sering merasa pusing. Pernah sekali ia datang berobat ke dokter curiga sakit kepala yang dirasakan karena punya penyakit serius. Namun, hasilnya tubuh Furi dikatakan enggak memiliki penyakit apa-apa.

"Risiko memang jadi orang indigo sering sakit kepala. Jadi jalan satu-satunya yang saya lakukan selain doa. Jika doa enggak mempan, makhluknya udah pergi tapi masih pusing saya suka mandi dengan air hangat dan garam. Akhirnya pusing itu hilang, dibandingkan dengan minum obat sakit kepala. Soalnya itu bukan karena sakit ditubuh," kata Furi.

Furi mengaku sebagai indigo yang kepo. Sering ia berinteraksi dengan makhluk astral yang menarik perhatiannya. Selain membantu arwah tersebut, Furi juga mendapatkan pelajaran dalan hal yang positif.

Baca Juga: Psikolog: Indigo Perlu Dukungan untuk Membentuk Masa Depannya

"Jika ada yang menarik dan perlu dibantu saya selalu berpikir mungkin mereka butuh jalur untuk menyampaikan yang dirasakannya. Ketika selesai membantu kita akan mendapatkan blessing setelahnya," tutup Furi.