Psikolog Gisella Pratiwi Tani, M.Psi berbicara tentang bagaimana orang tua harus menghadapi anaknya yang memiliki kemampuan indigo dalam acara peluncuran buku Antar Aku Pulang di kawasan Depok, Jawa Barat (19/1/2020).

Ia mengatakan setiap anak terlahir dengan berbagai macam kondisi. Ketika orang tua melihat anaknya berbeda dengan anak-anak lain, sebagai orang tua harus sensitif dengan hal itu. 

"Ketika melihat ada perbedaan pada anak kita. Lihat keperluan yang anak butuhkan seperti apa, dukungan seperti apa. Di sini orang tua perlu proaktif," ujarnya.

Bagaimana anak berkembang dengan baik, orang tualah yang bisa mengobservasi anaknya. Namun, hal yang perlu diingat ketika anak sudah terganggu aktivitasnya, perlu konsultasi baik dari segi indigo atau psikologi.

Baca Juga: Menjadi Seorang Indigo, Furi Harun: Pernah Hampir Gila!

"Jika memang perlu ada masukan pergi ke ahlinya ya memang orang tua mungkin masih terbatas kapasitasnya," katanya.

Banyak sekali anak-anak indigo yang mengalami perjuangannya cukup berat dalam hidupnya karena enggak banyak mendapat support. Padahal kemampuannya itu enggak bisa dengan mudah dihilangkan, bahkan banyak juga yang memang enggak bisa dihilangkan sama sekali. Oleh sebab itu, psikoloh Gisella menyarankan untuk kenal diri sendiri untuk memaksimalkan kemampuan yang dimiliki.

"Kita harus perlu menyadari apasih kondisi saya, support apa yang saya butuhkan, di bagian mana saya masih kurang. Ketika kita tau apa yang kita butuhkan apa yang ada, apa yang belum, akhirnya kita tau apa yg nasuh kurang. Sejauh mana saya menerima kondisi saya, sejauh mana saya mau mengembangkan, mengkaryakan kelebihan saya ini. Dan akhirnya itu bisa menjadi cara untuk mengelola dirinya supaya seimbang. Berdamai dulu dengan diri sendiri," jelas psikolog Gisella.

Baca Juga: Psikolog: Indigo Perlu Dukungan untuk Membentuk Masa Depannya

Ia juga berpesan agar buat kemampuan itu menjadi sesuatu hal yang positif, selalu kembangkan ide-ide lain dengan sisi positif.