Menu

Minum Air Hangat atau Minum Es, Mana yang Lebih Baik untuk Buka Puasa? Ini Jawaban Ahli!

05 Mei 2020 13:05 WIB
Minum Air Hangat atau Minum Es, Mana yang Lebih Baik untuk Buka Puasa? Ini Jawaban Ahli!

Ilustrasi wanita yang sedang minum air putih. (Fragrancex.com/Edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Beauty, berbuka puasa dengan es memang selalu menjadi pilihan yang tepat untuk melepas dahaga setelah seharian menjalani ibadah puasa. Namun, banyak yang beranggapan bahwa minum es tidak baik bagi tubuh dan pencernaan. Padahal faktanya, rumor yang cukup populer itu tidak didasari penelitian medis yang pasti.

Ketika menjalankan ibadah puasa, tubuh kehilangan cairan tubuh. Itu sebabnya asupan cairan perlu diperbanyak ketika sahur dan terutama buka puasa. Tubuh manusia terdiri dari 60-70ran. Dengan cukup cairan, sel tubuh bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Setidaknya tubuh memerlukan delapan gelas air per hari. Mengonsumsi buah dan sayuran segar yang mengandung banyak air dan serat juga akan menjaga kebugaran tubuh saat puasa.

Baca Juga: Selain Nikmat Diolah, Ternyata Buah Timun Suri Bisa Kurangi Resiko Kanker Lho! Berikut Manfaatnya untuk Jaga Kesehatan Tubuh!

Nah Beauty, sebenernya mana sih yang lebih baik minum air hangat atau air es ketika berbuka puasa? Rupanya, tidak selamanya air es adalah pilihan buruk dibandingkan dengan air hangat. Keduanya sama baiknya. Kali ini, HerStory telah merangkum dari berbagai sumber, Selasa (5/5/2020). Berikut ini manfaat minum air dan air hangat untuk kesehatan tubuh, simak baik-baik ya!

Manfaat Minum Air Es

Mudah diserap

Tim spesialis kesehatan dari Columbia University menyatakan bahwa cairan yang masuk ke tubuh manusia tidak harus selalu bersuhu ruangan untuk bisa diserap dengan mudah. Bahkan, American College of Sports Medicine’s Position Stand on Exercise and Fluid Replacement menyebut bahwa cairan yang masuk perlu lebih dingin dibandingkan dengan temperatur sekitar.

Air dingin lebih cepat menghilangkan dahaga ketimbang air hangat. Terlebih ketika usai berpuasa dan tidak mendapat asupan cairan selama kurang lebih 12 jam.

Tidak membahayakan organ internal

Beauty, kabar baiknya lagi, air dingin tidak membahayakan organ internal manusia. Justru, minum es saat buka puasa membantu kinerja pencernaan agar lebih efisien. Selain itu, minum es saat buka puasa dapat membantu mencerna makanan di dalam perut. Bahkan, minuman dingin juga akan membuat kita cepat merasa kenyang. Dengan demikian, kita terhindar dari lapar mata dan mengonsumsi terlalu banyak kalori saat berbuka puasa.

Baca Juga: Selain Bisa Cegah Diabetes, Ternyata Ini Lho Manfaat Sayur Oyong untuk Kesehatan!

Bagaimana dengan air hangat?

Sejak lama, air hangat dianggap sebagai minuman yang lebih ‘sehat’ dibandingkan dengan air es. Ada banyak sekali kelebihannya seperti merangsang aliran darah menuju usus, mencegah konstipasi, hingga mengaktifkan sistem pencernaan. Namun hal ini tidak serta merta membuat minum es saat buka puasa sebagai hal yang tidak disarankan. Selain beberapa manfaat air es di atas, faktanya tubuh juga memerlukan air es dalam kondisi tertentu, misalnya setelah berolahraga.

Entah itu minum air hangat atau minum es saat buka puasa, hal terpenting adalah memastikan tubuh terhidrasi dengan baik. Jangan biarkan tubuh kekurangan cairan karena berdampak buruk bagi kesehatan.

Pilihan paling bijak selain memastikan tubuh tetap terhidrasi adalah mengurangi konsumsi air dengan tambahan pemanis atau gula. Bayangkan jika setiap hari berbuka puasa dengan minuman manis? Itu sebabnya, air putih – baik itu hangat atau es – adalah asupan cairan terbaik bagi tubuh.

Baca Juga: Mengintip INDIBA Activ, Teknologi Rehabilitasi Modern untuk Pemulihan Lebih Optimal

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan