Virus Corona. (Unsplash/CDC)
Virus Mu diketahui memiliki sekelompok mutasi yang membuatnya lebih tahan terhadap vaksin. Varian virus corona Mu menjadi varian keempat yang menjadi perhatian khusus WHO, setelah kemunculan varian Alpha, Beta, dan Delta.
Dilansir Theguardian.com, WHO menyatakan bahwa varian mu "memiliki konstelasi mutasi yang menunjukkan sifat potensial untuk lolos dari kekebalan".
Data awal ditemukan bahwa varian ini kebal dan memiliki cara mutasi yang mirip dengan varian Beta, atau varian yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan.
Varian Mu pertama kali diidentifikasi di wilayah Kolombia pada Januari 2021 lalu. Sejak saat itu, kasus sporadis dan beberapa wabah yang lebih besar telah dicatat di seluruh dunia.
Sebagian besar masyarakat khawatir jika varian ini menjadi varian baru yang bisa menghindari pertahanan kekebalan tubuh.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh laboratorium PHE, risiko dari varian mu setidaknya sama dengan varian Beta, yang kemungkinan masih kebal terhadap tindakan vaksinasi.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.