Meminum obat kerap dianggap sebagai momok yang menyeramkan. Sebagian orang ada yang mengaku sulit menelan obat tablet dengan meminum air sehingga memilih berbagai macam cara. Misal, obatnya ditumbuk, meminum dengan jus buah, hingga memakan pisang untuk membantu proses menelan obat.

Namun, Beauty, tahukah kamu bahwa meminum obat dengan bantuan pisang itu berbahaya dan enggak dianjurkan medis lho?

Menurut ahli diet Morton Tavel, MD, pisang kaya akan kalium. Mineral ini berfungsi mengendalikan sel saraf dan otot, terutama otot jantung.

Mengonsumsi pisang bersama obat tertentu, seperti obat tekanan darah dan penghambat enzim, ACE inhibitor dapat menyebabkan penumpukan kalium.

Obat yang hanya dapat dikonsumsi dengan resep dokter itu juga menyebabkan terhambatnya kalium keluar melalui urine. Akibatnya, sejumlah gangguan kesehatan dapat terjadi.

“Penumpukan kalium berlebih dapat menyebabkan ritme jantung berdetak tidak teratur,” jelas Morton, dikutip dari Singlecare, Selasa (14/09/2021).

Selain itu, mengonsumsi obat ACE inhibitor secara intens ditambah dengan asupan kalium tinggi seperti pisang dapat menyebabkan hiperkalemia atau kadar kalium berlebihan.

Menilik laporan Kidney Fund, hiperkalemia adalah kondisi gawat darurat lantaran dapat menyebabkan penderitanya mengalami serangan jantung bahkan kematian. 

Baca Juga: Bolehkah Minum Parasetamol dan Ibuprofen Bersamaan? Begini Aturannya!

Pengidap hiperkalemia pun dapat mengalami sejumlah gejala sebelum kondisinya memburuk. Gejala tersebut, yakni detak jantung tidak teratur, kelelahan, kesemutan, mual dan muntah, sulit bernapas, hingga nyeri dada.