Minum dan mengonsumsi obat-obatan sering dianjurkan dokter di saat kamu sedang sakit untuk memulihkan keadaanmu. Namun, masih sedikit yang tahu, ada beberapa makanan yang dipantang untuk kamu konsumsi saat kamu minum obat. Kenapa ya?

Beberapa makanan rupanya dapat berinteraksi buruk dengan obat-obatan tertentu. Hal ini berarti makanan yang kamu konsumsi dapat mengurangi kemanjuran obat atau lebih buruk lagi mengganggu kondisi kesehatanmu.

Kira-kira makanan apa saja ya, Moms? Beberapa makanan dan minuman enggak bercampur dengan obat-obatan tertentu. Bahkan, mereka sangat mungkin menyebabkan keterlambatan, penurunan atau peningkatan penyerapan obat, di antaranya:

1. Pisang

Pisang mengandung kalium yang cukup tinggi, yang membuatnya  dapat menjadi makanan yang sehat bagi beberapa orang. Namun, ternyata makanan tinggi kalium seperti pisang enggak boleh dikonsumsi bersama penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE), seperti lisinopril atau captopril.

Obat-obatan ini dapat menyebabkan tubuh menahan kelebihan kalium yang seharusnya dikeluarkan oleh ginjal. Usahakan untuk membatasi makanan tinggi kalium saat kamu sedang mengonsumsi penghambat ACE. Makanan lain yang juga tinggi kalium adalah ubi jalar, jamur, kentang.

2. Susu

Usahakan untuk enggak minum susu saat kamu mengonsumsi beberapa antibiotik termasuk tetrasiklin, ciprofloxacin (antibiotik kuinolon), dan obat osteoporosis tertentu, seperti alendronate (Fosamax).

Baca Juga: Bolehkah Minum Parasetamol dan Ibuprofen Bersamaan? Begini Aturannya!

Pasalnya, makanan tinggi kalsium, seperti susu, yoghurt, atau keju dapat mengganggu efek beberapa antibiotik. Suplemen yang mengandung kalsium juga harus dihindari selama beberapa jam sebelum dan sesudah minum antibiotik.