Kesuburan jadi hal yang paling penting apabila ingin memiliki momongan. Terlebih bagi para wanita yang nantinya akan mengandung sang jabang bayi.

Namun, masih banyak mitos yang beredar terkait kesuburan wanita. Untuk itu, HerStory bersama dengan Bocah Indonesia mengupas tuntas terkait kesuburan wanita agar bisa meluruskan fakta terkait mitos yang beredar.

Pengertian tentang kesuburan wanita dan faktor apa saja yang memengaruhi kesuburan

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi dari Bocah Indonesia, dr. Riyan H. Kurniawan, Sp.OG mengatakan bahwa ada beberapa hal yang merujuk pada kesuburan wanita. Salah satu tanda kesuburan pada wanita adalah siklus haid yang teratur.

"Yang membuat wanita subur itu ya antara lain kita bisa lihat apakah dia tiap bulannya memproduksi sel telur atau tidak. Kemudian biasanya ditandai dengan siklus haid yang teratur," ujar dr. Riyan saat instagram Live bersama HerStory beberapa waktu lalu.

Kemudian dr. Riyan juga menjelaskan bahwa wanita bisa dikatakan subur apabila tak memiliki kelainan di rahim. Kelainan di rahim bisa berupa miom atau polip.

"Misalnya di rahimnya ada miom atau ada polip itu juga mengganggu perkembangan atau penempelan embrio juga biasa kita lihat juga saluran telurnya ada sumbatan atau ada pembengkakan atau tidak karena itu fungsinya buat transport dari sel telur dari ovarium menuju rahim," papar dr. Riyan.

Namun, dr. Riyan mengatakan bahwa masalah ketidaksuburan hanya bisa dipastikan melalui pemeriksaan secara medis. Jika ingin dilihat secara sederhana cukup memperhatikan siklus menstruasi yang teratur setiap bulan.

"Memang (deteksi kesuburan) itu susah karena perlu pemeriksaan lebih langsung. Tapi itu bisa diamati, apakah fungsi reproduksinya itu baik atau tidak," imbuh dr. Riyan.

"Kalau menstruasinya teratur setiap bulan itu menandakan kemungkinan fungsi pematangan telurnya baik, kemudian tak ada nyeri haid yang sangat hebat, kemudian tidak ada terasa benjolan di perut, tidak ada nyeri perut, tidak ada nyeri saat berhubungan, dan didapatkan kehamilan dalam setahun pertama setelah menikah.Nah itu tanda fungsi reproduksinya baik tapi kalau di luar itu mungkin perlu periksa ke dokter buat menilai fungsi reproduksinya ada gangguan atau enggak," lanjutnya lagi.

Baca Juga: Lagi Program Hamil? Coba Konsumsi 5 Makanan Ini Deh, Dijamin Bisa Tingkatkan Kesuburan!