Ilustrasi istri salah paham dengan suaminya. (GenPI.co/edited by HerStory)
Komunikasi melalui alat komunikasi elektronik, seperti pesan singkat atau email, bisa memicu kesalahpahaman. Pasalnya Anda tak bisa mendengar intonasi dan melihat mata atau ekspresi lawan bicara Anda secara langsung.
Jika lawan bicara salah mengartikan apa yang tertulis, maka kesalahpahaman pun dapat terjadi.
Oleh karena itu, ketika Anda dihadapi oleh hal penting, ada baiknya Anda membicarakannya secara tatap muka. Jika memang tak memungkinkan untuk bertatap muka, cobalah untuk membicarannya melalui telepon sehingga Anda bisa mendengar intonasi lawan bicara Anda dengan benar.
Selain mendengarkan dengan baik pasangan atau lawan bicara Anda, cobalah untuk berusaha melihat dari sudut pandang mereka. Pasalnya, sebuah penelitian menunjukkan bahwa melihat perspektif yang lebih objektif dapat membantu mengatasi kesalahapahaman.
Studi lain yang dilakukan pada beberapa pasangan menikah juga menunjukkan bahwa saling menuliskan apa yang tidak disukai terhadap pasangan dan melihat dari sudut pandang pihak ketiga, dapat membantu untuk saling memahami serta menjaga keharmonisan pernikahan.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.