Ilustrasi makanan yang dibungkus kertas. (Pinterest/Chez Jorge)
Tinta yang digunakan dalam koran bisa terserap dalam makanan. Pelarut kimiawi dalam tinta juga mudah mengontaminasi makanan. Hal ini yang membuat berbahaya pada kesehatan dan meningkatkan risiko kanker.
Koran juga mengandung grafit yang apabila tertelan bisa membuat tubuh tidak mampu menghilangkan racun atau metabolitnya melalui ekskresi. Jika kandungan ini terus menumpuk maka akan menyebabkan masalah yang berhubungan dengan paru-paru dan ginjal.
Untuk menyerap atau merendam minyak berlebih dari gorengan atau makanan berminyak lainnya lebih disarankan menggunakan kertas tisu atau tisu dapur. Jika harus menggunakan kertas, maka usahakan gunakan kertas yang tidak mengandung tulisan cetak.
Koran daur ulang yang mengandung benzophenones dan minyak mineral bisa mengganggu siklus reproduksi wanita lho.
Kementerian Kesehatan Malaysia pun membuat peraturan untuk mencegah meluasnya gangguan kesehatan akibat kertas koran yang dipakai penjual makanan untuk membungkus dagangan mereka.
Itulah bahaya yang ditimbulkan jika kamu mengonsumsi makanan yang dibungkus dengan kertas koran atau kertas bekas. Sebaiknya, bawa tempat makanmu sendiri supaya terhindar dari berbagai penyakit tersebut, ya!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.