Hayo, disini siapa yang anaknya susah buat ditinggal barang cuman buat sekadar ke toilet atau bahkan anak gak mau dipegang sama orang lain? Itu bisa jadi pertanda anak mengalami separation anxiety disorder lho, Moms. 

Memang wajar jika hal tersebut terjadi ketika anak masih bayi atau balita. Namun, jika hal tersebut terus berlangsung sampai usianya sudah menginjak lebih dari 3 tahun, tandanya ada hal yang harus diwaspadai. 

Anak yang langsung menangis jika akan ditinggal atau tak mau bersama orang lain bisa menandakan kalau ia mengalami separation anxiety disorder. 

Gangguan kecemasan pada anak ini merupakan kondisi dimana anak akan merasa cemas, gelisah, menangis, bahkan marah dan tantrum jika harus berpisah dari orang tuanya. 

Tentunya hal ini akan berpengaruh dan mengganggu segala aktivitasnya. Yang mana jenis gangguan ini juga dapat berujung pada serangan panik. 

Lantas apa saja penyebab anak bisa mengalami separation anxiety disorder? 

Melansir dari laman hellosehat.com (22/9/2021), salah satunya adalah orang tua yang terlalu protektif. Orang tua yang selalu merasa cemas dan khawatir sampai selalu memberikan perlindungan pada anak, akan turut serta membawa anak berprilaku demikian. 

Baca Juga: Si Kecil Engga Mau Lepas dan Rewel? Oops, Kena Separation Anxiety Tuh!

Selain itu, penyebab lainnya bisa jadi karena perubahan lingkungan yang kurang familier dan stres akibat kondisi tertentu seperti harus berpisah dengan teman sekolah karena harus pindah rumah atau perceraian orang tuanya.