Alat Kontrasepsi. (Unsplash/Reproductive Health Supplies Coalition)
Tingkat keberhasilan pil KB dalam mencegah kehamilan bisa sangat tinggi lho. Sekitar 90 persen dengan catatan dikonsumsi secara rutin sesuai anjuran dokter.
Namun, pil KB memiliki sisi negatif bagi Moms, antara lain nyeri payudara, mual hingga gairah seksual yang menurun.
Cara berikutnya, yakni dengan melakukan suntik KB. Suntik KB dilakukan dengan cara menyuntkkan hormon estrogen dan progestin ke dalam tubuh dengan periode 1 bulan atau 3 bulan sekali.
Sama seperti pil KB, tingkat keberhasilan suntik KB ini pun dapat mencapai hingga sekitar 90 persen. Namun, suntik KB pun memiliki beberapa efek samping, yakni menstruasi yang tak teratur atau terhambat, sakit kepala, kerontokan rambut, berat badan bertambah, hingga muncul jerawat.
KB implan adalah alat kontrasepsi yang disisipkan ke kulit lengan atas melalui sayatan kecil pada permukaan kulit. Pemasangan implan ini harus dilakukan oleh dokter ya Moms.
Efektivitas implan ini pun lebih tinggi dari pil KB atau suntik KB, yakni mencapai 99 persen.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.