Menu

Tertarik Jadi Kreator Video Kreatif? Hp Kentang Bukan Halangan, Simak Tips Ini!

Riana Agustian
01 Oktober 2021 20:20 WIB
Tertarik Jadi Kreator Video Kreatif? Hp Kentang Bukan Halangan, Simak Tips Ini!

Ilustrasi wanita sedang membuat konten video untuk media sosial (Shutterstock/Edited By HerStory)

“Untuk bikin video, hal pertama yang harus kalian tahu adalah tujuan membuat video itu apa. Dalam semua karya visual apapun itu, hal pertama yang hrs kita lakukan sebelum mengambil tindakan adalah tahu tujuannya. Dengan begitu kita abs buat visual yang jauh lebih bermakna. Terlebih video. Karena video itu merupakan kumpulan footage-footage yang nantinya akan digabungkan jadi satu dan jadi sebuah cerita. Kalau gak ngerti tujuannya malah nanti akhirnya bingung,” jelas Aries.

Kemudian hal kedua adalah kamera. Kata Aries, tak harus kameranya yang bergerak mengikuti objek. Tapi jika kamera tetap diam dan hanya objek yang bergerak juga termasuk teknik videografi. 

“Kedua adalah kamera, bedanya dengan fotografi, videografi ada visual yang bergerak. Jadi meski kamera kita gak bergerak tapi tangan kita bergerak itu adalah sebuah adalah videografi, jadi penonton kita itu bisa tahu kita lagi ngapain. Pergerakan dalam video itu sangat penting. Tanpa adanya pergerakan, maka video itu akan terasa boring. Kalau dengan video kita menikmati visual, itu feeling emosinya lebih dapet,” imbuh Aries.

Lebih lanjut, Aries pun membeberkan basic membuat video yang diyakininya ada 4 poin penting di dalamnya. Yakni, pencahayaan, intensitas cahaya, komposisi, dan transisi.

Menurut Aries, pencahayaan tentu penting agar objek terlihat lebih jelas dan menopang kualitas gambar lebih baik. 

Pertama pencahayaan. Semua hal yang berhubungan dengan kamera, karena dia menangkap cahaya maka cahaya yang baik akan membuat video lebih baik.  Posisi lampu atau penerangan lainnya harus diperhatiakn sedetail mungkin, untuk menerangi objek yang akan disorot, Kemudian intensitas cahaya juga penting agar jangan terlalu gelap maupun terlalu terang. Karena bisa menurunkan kualitas gambar,” paparnya.

Selanjutnya adalah komposisi penempatan objek. Dan itu semua tergantung dari background dan foreground. Aries menyarankan jangan terlalu ramai atau terlihat berantakan karena akan membuat penonton gak nyaman. 

"Selanjutnya transisi. Yakni perpindahan dari satu scene ke scene lainnya. Makanya kalau ambil video gak cuma satu angle aja. Di snack video kita bisa ambil berkali-kali sampai habis waktunya," tandasnya.

Halaman:

Share Artikel: