Sejak baru lahir hingga usianya enam bulan, bayi sebaiknya mendapatkan ASI secara eksklusif. Setelah usianya di atas enam bulan, bayi perlu diberikan makanan pendamping ASI atau yang biasa disebut dengan MPASI.

MPASI ini perlu diberikan untuk bayi agar kebutuhan hariannya dapat terpenuhi. Selain itu, MPASI juga bermanfaat untuk melatih otot-otot di mulut dan dapat mencegah masalah gizi pada bayi.

Spesialis Gizi di Rumah Sakit Hermina Mekarsari dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cileungsi, dokter Nugrahayu, MGz, SpGK, AIFO-K, menjelaskan aturan pemberian MPASI untuk si kecil. 

“Usia 6-8 bulan , energi dari MPASI per hari 200 kilokalori (30%), terdiri dari makanan utama 2-3 kali dan makanan kecil (snack) 1-2 x,” jelas dr. Nugrahayu saat diwawancarai HerStory.co.id.

“usia 9-11 bln, energi dari  MPASI per hari 300 kkal (50%), terdiri dari makanan utama 3-4 kali dan makanan kecil (snack) 1-2 kali dan untuk usia 12-24 bulan, energi dari MPASI per hari 550 kkal (70%), terdiri dari makanan utama 3-4 kali dan makanan kecil (snack) 1-2 kali,” lanjutnya.

Selain memerhatikan aturan pemberian MPASI pada bayi, Moms juga harus memenuhi asupan gizi seimbang pada menu MPASI bayi. Jangan sampai si kecil kekurangan gizi karena Moms enggak memerhatikan menu makanannya.

Baca Juga: Ini Sederet Penyebab Anak Ogah Makan saat MPASI, Salah Satunya Disebabkan Tumbuh Gigi Nih!