Ilustrasi mencium bayi (Sleepbaby.org/Edited by HerStory)
Dikhawatirkan hal tersebut merupakan gejala dari herpes simpleks yang jika dibiarkan bisa memicu komplikasi berbahaya seperti herpes genital, gangguan penglihatan sampai kerusakan otak. Terlebih jika virus ini sudah masuk ke dalam tubuh, ia akan tinggal seumur hidup.
Siapa sangka berawal dari ciuman sebagai tanda gemas dapat berujung hal yang mengancam nyawa? Penularannya bisa jadi bukan dari sekadar ciuman tapi bisa juga dari bersin yang terkandung bakteri dan virus ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut).
Dampaknya pada bayi enggak cuma membuatnya sulit bernafas, tetapi juga lemas, kurang menyusui, demam, batuk dan pilek.
Selain bisa mentransfer virus dan bakteri ISPA, ciuman yang menganding air liur bisa jadi memaparkan bakteri streptococcus mutans. Bakteri ini bisa mempengaruhi jaringan lunak dan gusi bayi yang secara tak langsung bisa merusak gigi bayi berkembang.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.