Beauty, kamu pasti udah gak asing kan dengan stroke?Ingat, penyakit stroke ini sekarang gak hanya nyerang lansia aja lho, usia muda pun bisa kena dan bisa berujung pada kondisi yang sangat serius, tak terkecuali pada wanita.

Nah, menurut jurnal stroke yang dirilis oleh Brigham and Women's Hospital Boston, ternyata wanita lebih banyak mengalami stroke ketimbang pria, lho!

Meskipun risiko stroke pada wanita cukup tinggi, namun para ahli mengatakan 80% stroke dapat dicegah.

Beberapa riset juga menyebut, antara wanita dan pria, gejala strokenya bisa berbeda, lho. Bahkan, bagi wanita penyebab stroke bisa jadi karena jumlah hormon yang gak seimbang.

Nah Beauty, dikutip dari berbagai sumber, waspadai 20 tanda ini terjadi pada dirimu ya! Apa saja?

  1. Anggota tubuh melemah atau pada awalnya hanya kesemutan, tapi lama kelamaan dapat menyebabkan kelemahan.
  2. Mengalami gangguan bicara, seperti cadel, pelo, bahkan berbicara seperti bergumam.
  3. Pingsan atau kejang yang disebabkan oleh darah yang mengalir terlalu cepat ke otak.
  4. Kesulitan bernapas, terjadi karena gangguan aliran darah di seputar batang otak.
  5. Gangguan penglihatan seperti penglihatan berbayang atau berganda.
  6. Bagian wajah tampak tak simetris. Misalnya, mulut cenderung mengarah ke satu sisi wajah, atau salah satu kelopak mata agak tertutup.
  7. Cegukan yang berlebihan, walaupun kondisi ini cukup jarang ditemukan di beberapa kasus.
  8. Perubahan perilaku yang tiba-tiba, karena bagian otak yang mengatur kepribadian dan perilaku terganggu kerjanya.
  9. Mual dan muntah dengan frekuensi yang cukup sering.
  10. Halusinasi yang disebabkan oleh masalah peredaran darah di otak.
  11. Menopause, atau menstruasi yang datang terlalu awal secara berturut-turut bagi wanita yang sudah menikah.
  12. Pada ibu hamil, terjadi preeclampsia akibat tekanan darah tinggi saat melahirkan.
  13. Keguguran yang terjadi terus-menerus bisa jadi tanda resiko stroke pada seorang wanita.
  14. Jumlah hormon-hormon penting seperti estrogen yang mengalami penurunan secara signifikan.
  15. Sering mengalami migrain atau sakit kepala sebelah disertai dengan mata yang berkunang-kunang.
  16. Gejala-gejala penyakit autoimun juga bisa berujung pada penyakit stroke.
  17. Stress yang bisa menyebabkan tekanan darah tinggi.
  18. Detak jantung yang tak teratur karena adanya penyumbatan di pembuluh darah.
  19. Muntah hingga menyemprot juga bisa menjadi gejala lain adanya peningkatan tekanan dalam kepala.
  20. Nyeri kepala, ini juga bisa jadi tanda adanya perdarahan dalam kepala akibat stroke hemoragik.

Nah Beauty, apabila kamu mengalami salah satu atau beberapa gejala diatas, segera periksakan ke dokter ya.

Pasalnya, jika gejala ini tak di tangani dengan cepat, maka bisa berisiko mengalami kerusakan yang parah pada bagian otak.

Baca Juga: Khasiat buah Stroberi bagi Penderita Hipertensi, Bisa Cegah Komplikasi Stroke hingga Gagal Ginjal

Semoga selalu sehat, ya!