Beauty, salah satu kanker yang rawan menyerang kaum Hawa adalah kanker payudara. Kanker ini bisa terjadi ketika sel-sel abnormal di payudara mulai berkembang biak dan membentuk tumor.

Dikatakan Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Onkologi RS Pondok Indah - Puri Indah, dr. Kristina Maria Siswiandari, Sp.B. SubBOnk., saat ini kanker payudara pun telah menjadi kanker dengan jumlah penderita terbanyak dan tentunya diderita oleh kaum wanita.

“Saat ini, menurut data Global Cancer Observatory (Globocan), kanker payudara menempati urutan nomor satu atau menjadi yang paling banyak diderita wanita di dunia. Nomor duanya adalah kanker serviks. Nah, peningkatan ini juga mulai dirasakan di Indonesia dan umumnya menyerang wanita berusia sekitar 36 s.d 40 tahun,” papar dr. Kristina saat sesi Instalive ‘Deteksi Dini Kanker Payudara’, sebagaimana dipantau HerStory, belum lama ini.

Dengan adanya peningkatan jumlah penderitanya itu, dr. Kristina pun mengimbau para wanita untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap payudara, sebagai langkah pencegahan dini.

“Deteksi kanker payudara itu harus dilakukan. Karena kanker payudara sendiri berbeda dengan yang lain. Dia tidak bisa dicegah sebenarnya, tapi kita bisa lakukan deteksi lebih awal. Sehingga diperlukan pemeriksaan yang rutin minimal sebulan sekali. Pemeriksaannya bisa dilakukan oleh dokter lewat pemeriksaan radiologi, kemudian kita pastikan lagi dengan pemeriksaan patologi anatomi atau lebih dikenal dengan orang awam itu biopsi,” ujar dr. Kristina.

Baca Juga: Gak Semua Benjolan di Payudara Itu Kanker, tapi Waspada Jika Kamu Dapati Tanda Ini Beauty! Kata Dokter…