Menu

Dikenal Memiliki Segudang Manfaat, Ternyata Madu Berbahaya Dikonsumsi Ibu Hamil!

23 Januari 2020 11:30 WIB
Dikenal Memiliki Segudang Manfaat, Ternyata Madu Berbahaya Dikonsumsi Ibu Hamil!

Madu cair di dalam jar. (Unsplash/Arwin Neil Baichoo)

HerStory, Jakarta —

Banyak orang tua yang sudah mengetahui bahwa bayi yang berusia di bawah 1 tahun enggak boleh mengonsumsi madu mentah. Mengapa? Faktanya madu mentah mengandung bakteri penyebab botulisme pada bayi.

Di bawah usia 1 tahun, sistem pencernaan bayi belum begitu berkembang untuk melawan bakteri yang ada dalam madu mentah, sehingga Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan bahwa bayi di bawah usia 1 dilarang mengonsumsi madu mentah.

Melansir dari laman verywellfamily, risiko utama madu menurut CDC adalah karena itu makanan mentah yang mengandung bakteri penyebab botulisme. Botulisme adalah penyakit yang menyebabkan kelumpuhan dalam tubuh dan itu disebabkan oleh neurotoksin yang dihasilkan oleh strain spora bakteri yang disebut Clostridium botulinum.

Baca Juga: Sedang Hamil? Hindari 5 Makanan Ini

Setelah spora bakteri berada di dalam tubuh, mereka menghasilkan bototoinum neurotoxin, yang berbahaya bagi manusia dan menyebabkan kelumpuhan dalam tubuh. Botulisme disebabkan oleh bakteri yang sebenarnya ada di tanah dan di atas debu, sehingga ada di sekitar kita hampir setiap saat. Untuk anak diatas 1 tahun dan orang dewasa dalam kondisi sehat, meskipun menelan bakteri ini biasanya enggak mengakibatkan gejala penyakit botulisme.

Namun, berbeda dengan bayi. CDC mencatat bahwa beberapa bayi lebih rentan terkena penyakit setelah mereka menelan spora botulisme. Madu diketahui mengandung beberapa spora Clostridium, itulah sebabnya berisiko bagi bayi. Ketika mengonsumsinya akan memperkenalkan spora tersebut secara langsung ke sistem pencernaan bayi.

Usus bayi belum berkembang seperti orang dewasa. Di dalamnya enggak mengandung banyak bakteri "baik" untuk menyingkirkan bakteri jahat, juga enggak memiliki kekebalan untuk melawan bakteri jahat. Jadi, begitu spora berada di dalam saluran pencernaan bayi, bakteri itu dapat lebih mudah tumbuh dan menghasilkan toksin botulisme, bahan berbahaya yang menyebabkan gejala botulisme pada bayi.

Baca Juga: Berbahaya Bagi Kesehatan Ibu dan Janin, Ini Alasan Bumil Harus Hindari Vape

Baca Juga: Bumil Merapat! Ini 4 Cara Mengatasi Jerawat saat Hamil, Coba Yuk!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Nada Saffana