Ilustrasi anak yang serius. (Unsplash/Jerry Wang)
Faktor internal sebagian besar disebabkan oleh ketidakmampuannya untuk menerima kekurangan yang dimiliki, sehingga anak cenderung berpikir keras untuk memerbaikinya, sedangkan kenyataannya tak bisa diperbaiki.
Namun faktor eksternal sendiri, disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan anak sebagai bagian dari makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa orang lain. Mulai dari keluarga hingga lingkungan pertemanannya.
Dalam hal ini sebagai lingkungan terdekat anak, orang tua perlu sadar bahwa anak yang sedang rapuh membutuhkan lebih banyak kasih sayang dan perhatian.
Tak sedikit orangtua yang justru memicu lingkungan negatif bagi anak. Misalnya mendidik anak dengan cara kekerasan. Hal ini tentu bisa membuat anak tertekan.
Itulah beberapa tanda anak merasa stres atau tertekan. Semoga bermanfaat ya Moms!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.