Ilustrasi asam urat (Freepik.com/EditedByHerstory)
Meski begitu, sensasi yang dirasakan tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Rasa panas di bagian sendi sebenarnya disebabkan oleh reaksi sistem imun saat proses inflamasi atau peradangan terjadi. Saat proses inflamasi, sistem imun akan melepaskan peptida, yakni sejenis protein kecil ke jaringan lunak yang terdapat di area sendi.
Zat tersebut dapat memicu berkumpulnya cairan di sekitar sendi. Aliran darah pun meningkat. Itulah kenapa peradangan akibat asam urat sering disertai pembengkakan dan rasa hangat atau panas di sekitar sendi.
Perlu kamu ketahui juga Beauty, terkadang kulit yang menutupi sendi menjadi terkelupas dan mungkin mulai mengelupas. Nah biasanya, area di sekitar sendi yang terkena menjadi gatal. Waspada ya!
Fyi Beauty, istilah tophi ini menggambarkan adanya benjolan di bawah kulit di sekitar sendi yang terkena. Benjolan ini terbentuk ketika kristal asam urat terakumulasi di luar sendi.
Benjolan bahkan bisa diamati di bagian tubuh lain seperti ujung jari, cuping telinga, siku dan tendon achilles di pergelangan kaki dan berkembang pada orang yang menderita asam urat selama bertahun-tahun. Biasanya benjolan ini tak menimbulkan rasa sakit.
Terakhir, gejala yang bisa terlihat pada serangan asam urat akut adalah demam, Beauty. Biasanya, serangan asam urat akut mereda dalam beberapa hari. Kemudian, serangan asam urat berikutnya bisa terjadi dalam periode 6-12 bulan.
Nah Beauty, mengetahui ciri-ciri asam urat dapat membantu kamu menentukan waktu yang tepat untuk pergi ke dokter sebelum penyakit tersebut dapat menyebabkan masalah permanen.
Semoga informasinya bermanfaat, ya!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.