Ilustrasi USG kehamilan. (Unsplash/Kelly Sikkema)
Sementara itu, dr. Caroline juga menjelaskan bahwa sel telur bisa dilihat dari siklus menstruasi yang lancar. Pasalnya selama menstruasi, ada proses ovulasi yang mengeluarkan sel telur matang dan siap bertemu dengan sel sperma sehingga terjadi kehamilan.
Sementara itu ada hal lain yang mempengaruhi sel telur wanita. Jika seseorang sedang mengalami stres, itu bisa mempengaruhi hormon yang menghasilkan sel telur sehingga tak terjadi menstruasi dan sulit untuk memiliki keturunan.
dr. Caroline pun mengingatkan betapa pentingnya mengelola stres. Terlebih ketika ingin melakukan program hamil agar tak mempengaruhi siklus menstruasi yang berkaitan erat dengan kesuburan.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.