Ilustrasi seorang wanita tengah mengalami burnout. (Pinterest/Freepik)
Nah, hal ini tentunya bakal memperburuk diabetes yang diderita dan meningkatkan risiko komplikasi. Lebih parahnya, bahaya diabetes burnout dapat menyebabkan koma hingga kematian. Waduh!
Karenanya, untuk mengatasi diabetes burnout, dikutip dari laman Klikdokter, dr. Theresia menyarankan kamu penyandang diabetes agar tak terlalu memaksa diri.
“Jangan terlalu memaksakan diri, terlebih soal diet. Jika kesulitan, cobalah berubah sedikit demi sedikit, jangan terlalu ekstrem,” kata dr. Theresia.
dr. Theresia juga menyarankan, jika diabetes burnout terasa sangat mengganggu, sebaiknya kamu bisa meminta bantuan pada tenaga medis atau psikolog, Beauty.
“Bagi penyandang diabetes, agara tak terkena burnout, cobalah untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang disukai, seperti berkebun, memasak, menuliskan jurnal harian, dan melakukan meditasi. Atau, jika bosan dengan pola makan yang itu-itu saja, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter. Mereka dapat merekomendasikan alternatif pola makan yang sehat dan seimbang, sesuai kondisi Anda,” saran dr. Theresia.
Semoga informasinya bermanfaat ya Beauty!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.