Cut Mini mengawali kariernya sebagai pemain sinetron. Salah satu sinetron yang ia mainkan adalah Dunia Tanpa Koma.

Beberapa tahun terakhir, Cut Mini sering terlihat di layar lebar. Bahkan baru-baru ini film yang ia mainkan masuk ke box offixe yaitu Dua Garis Biru.

Mengaku dapat banyak pelajaran, Cut Mini lebih menyukai film dibandingkan sinetron. Hal itu disebabkan karena proses reading yang selalu dilakukan sebelum bermain film.

"Paling enak di tempat ini, saya dulunya awalnya pemain sinetron, begitu sampai akhirnya saya bermain film saya terlalu cinta dengan dunia film. Banyak sekali ilmu yang saya dapatkan, banyak sekali rasa yang saya dapatkan di dunia film karena kita punya reading. Saya ini miss reading ya, gak bisa kalo gak reading ya. Akhirnya kita bergabung nih," jelas Cut Mini.

Alasannya memilih series karena berada ditengah antara sinetron dan film. Dalam series, ia bisa melakukan reading yang enggak dilakukannya saat bermain sinetron. 

Baca Juga: Totalitas! Demi Jaga Mood di Series Saiyo Sakato, Cut Mini Blokir Nirina Zubir

"Begitu saya mendapatkan medium series ini menjadi tempat yang lebih kecil tapi agak sedikit besar. Saya cukup senang gitu karena saya bisa reading bisa mendapatkan semua apa yang saya inginkan seperti saya bermain film tapi saya bikin serial," imbuhnya.

Ketagihan bermain series, Cut Mini berharap agar series seperti Saiyo Sakato ini akan banyak dibuat oleh kreator-kreator di Indonesia karena mutunya jelas terjamin.

"Saya mengharapkan sekali serial2 sepetti ini banyak banget, karena mutunya tuh bagus. Sampe saat saya liat episode pertama wow ini udah kayak film,"

Cut Mini mendapatkan banyak ilmu dalam series ini melalui dua sutradara yang berbeda. Ia mengeluarkan kemampuannya dengan total.

"Apa yang saya rasa saya kasih apa yang saya terima saya keluarkan semuanya. Jadi nyaman banget bermain dengan team ini," tutupnya.