Ilustrasi diabetes. (Pinterest/Freepik)
Aktivitas fisik harus dilakukan secara teratur, yakni tiga sampai lima kali dalam seminggu. Enggak perlu terlalu lama, cukup 30-45 menit sehari.
Kamu bisa mencoba berbagai macam olahraga dengan intensitas sedang, seperti jalan cepat, bersepeda, berenang, dan joging.
Menurut dr. Sidartawan, jika dengan mengatur makan dan melakukan aktivitas fisik belum terkendali, maka boleh mengonsumsi obat-obatan.
"Kalau dengan mengatur makan dan aktivitas fisik belum terkendali, kita boleh berikan obat. Jadi, bukan obat nomor satu," ujar dr. Sidartawan.
Pasien juga harus melakukan pemantauan secara mandiri. Jadi, kamu harus bisa memahami bagaimana kondisi tubuh dengan melakukan pemantauan mandiri.
"Harus dipantau, harus dikontrol, apakah obat ini sudah cukup. Karena setiap orang butuh target dan itu berbeda-beda. Jadi, harus dipantau secara mandiri," jelasnya.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.