Penyakit Diabetes. (Pixabay/Tumisu)
Sebagian besar penyandang diabetes telat menyadari kondisinya setelah keadaannya parah. Padahal diabetes jadi salah satu penyakit yang berlangsung dalam jangka waktu panjang dan bisa mengancam nyawa apabila tak diatasi dengan benar.
Hal ini dipicu karena penyakit diabetes tak memiliki gejala yang signifikan sehingga banyak yang abai. Kenyataannya ada tanda-tanda yang bisa dilihat secara kasat mata merupakan gejala diabetes, seperti berat badan turun.
Seringkali, orang merasa senang ketika mendapati berat badannya turun. Padahal, ada kalanya berat badan turun bukan karena diet yang kita lakukan berhasil, melainkan bisa jadi gejala diabetes tipe 2.
Begitu juga dengan kondisi sering buang air kecil dan sering merasa haus. Banyak yang berpikir kedua hal itu wajar terjadi. Padahal, keduanya juga merupakan pertanda diabetes tipe 2 yang sering ditemui.
Ketiga gejala itu yakni turunnya berat badan tanpa penyebab yang jelas, sangat sering buang air kecil (polidipsia) dan sering merasa haus (poliura), kata
Dokter spesialis penyakit dalam dari Divisi Endokrin Metabolik dan Diabetes, Departemen Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Dr. dr. Wismandari Wisnu, Sp.PD, KEM, mengatakan bahwa gejala diabetes tipe 2 yang paling mudah dilihat adalah 3 hal tersebut, yakni berat badan turun tanpa penyebab yang jelas, kencing terus (polidipsia), dan haus terus (poiliura).
"Kalau ada gejala seperti itu khas banget, mau usianya masih 12, atau 17 tahun, periksa," katanya menyarankan, dalam webinar tentang pengelolaan diabetes, dikutip dari Antara.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di Suara.com
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.