Menu

Waduh! Ini 3 Gejala Diabetes yang Sering Diabaikan, Coba Kenali Sebelum Nyawa Terancam

18 November 2021 11:00 WIB
Waduh! Ini 3 Gejala Diabetes yang Sering Diabaikan, Coba Kenali Sebelum Nyawa Terancam

Penyakit Diabetes. (Pixabay/Tumisu)

Tiga gejala ini juga perlu diwaspadai mereka dengan berat badan berlebih atau bahkan obesitas, berapa pun usianya.

Selain tiga gejala itu, diabetes juga ditandai dengan badan terasa cepat lelah, kesemutan, gatal, pandangan kabur, gangguan ereksi pada laki-laki, serta gatal-gatal di kemaluan pada perempuan.

Kemudian, bagi yang tidak merasakan gejala apa pun namun sudah memasuki usia 40-45 tahun, maka sebaiknya segera periksa gula darah untuk memastikan kondisi gula darah normal.

"Kalau secara klasik tidak ada apa-apa, misalnya di usia 40-45 tahun itu cek ada atau tidak ada gejala. Tetapi kalau ada gejala berapa pun usianya itu periksa," tutur Wismandari.

Pada mereka yang sudah terlanjur terdiagnosis diabetes, maka usahakan kondisinya terkontrol dengan baik, misalnya dengan hasil pemeriksaan HbA1C (hemoglobin A1c) di atas angka 6,5. Dia bisa kembali melakukan kontrol ke dokter setiap 3-4 bulan.

Tetapi, pada pasien yang gulanya masih baru terdiagnosis misalnya 200 miligram per desiliter (mg/dL) atau lebih dari itu, maka biasanya diminta kontrol kembali ke dokter pada bulan berikutnya.

"Kalau perlu, bila ada gejala, dua minggu kemudian suruh datang. Jadi, seberapa sering kontrol tergantung seberapa berat kondisi pasien, seberapa banyak yang dikeluhkan pasien. Semakin banyak, berat, maka semakin sering kontrolnya," kata Wismandari.

Diabetes mengacu pada sekelompok penyakit yang mempengaruhi bagaimana tubuh menggunakan gula darah atau glukosa. Penyebab yang mendasari penyakit ini bervariasi menurut jenisnya (tipe 1 atau 2).

Kelebihan gula dalam darah akan memunculkan masalah kesehatan yang lebih serius salah satunya penyakit kardiovaskular. Penyakit kardiovaskular sendiri termasuk salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas tertinggi pada penderita diabetes. Mereka dengan diabetes dua kali lebih mungkin mengalami penyakit jantung atau stroke daripada seseorang yang tidak menderita diabetes.

Penyakit kardiovaskular yang sering terjadi sebagai komplikasi pada diabetes adalah penyakit jantung koroner (PJK), stroke dan penyakit arteri perifer (PAP).

Baca Juga: Olahraga Ringan Bisa Cegah Diabetes, Ini Faktanya

Baca Juga: Bencana Sumatera, Terapi Insulin Jadi Penopang Hidup

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Halaman:

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di Suara.com

Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Oleh: Nada Saffana

Artikel Pilihan