Ilustrasi ibu hamil mengalami anemia. (Hermina Hospitals)
Sakit kepala sangat umum terjadi pada semua orang, terutama pada ibu hamil. Tentu rasa sakit ini membuat para ibu hamil merasa gak nyaman.
Kamu mungkin melihat peningkatan jumlah sakit kepala sekitar minggu ke-9 kehamilan. Kondisi ini umumnya dipicu oleh perubahan hormon dan volume darah meningkat. selama kehamilan.
Menurut David Columbo, MD, spesialis kedokteran ibu-janin dengan Spectrum Health, sebagian besar waktu, sakit kepala kehamilan gak berbahaya. Namun, sakit kepala yang datang tiba-tiba, terutama pada paruh kedua kehamilan, bisa menjadi tanda preeklamsia; kondisi berbahaya yang memerlukan bantuan medis.
"Rasa sakit dari sakit kepala kehamilan mungkin terkonsentrasi di satu sisi kepala, sinus, atau kedua sisi kepala," kata Columbo, dikutip dari laman sindikasi Akurat.co. pada Kamis, (18/11/2021).
Berikut beberapa penyebab sakit kepala pada masa kehamilan:
Peningkatan volume darah selama kehamilan dapat meningkatkan tekanan pada sinus, yang menyebabkan sakit kepala sinus
Kurang tidur dapat meningkatkan risiko sakit kepala. Hingga 94 persen orang hamil melaporkan gangguan tidur yang dapat meningkatkan risiko sakit kepala.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di Akurat
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.