Ilustrasi telapak tangan basah. (Freepik/Edited by HerStory)
Menurut Mayo Clinic dilansir dari Express, gula darah tinggi bisa melukai saraf di seluruh tubuh. Neuropati perifer mempengaruhi kaki dan tungkai terlebih dahulu, diikuti oleh tangan dan lengan.
Gejala komplikasi diabetes ini seringkali lebih buruk di malam hari yang meliputi:
- Mati rasa atau berkurangnya kemampuan untuk merasakan sakit atau perubahan suhu
- Sensasi kesemutan atau terbakar
- Nyeri tajam atau kram
- Peningkatan kepekaan terhadap sentuhan
- Masalah kaki serius, seperti bisul, infeksi dan nyeri tulang serta sendi.
Jika sistem saraf otonom mulai gagal karena kerusakan saraf, kondisi ini bisa menyebabkan masalah kandung kemih atau usus. Anda mungkin merasa mual, kehilangan nafsu makan, dan muntah karena sistem pencernaan terpengaruh.
Kemudian, neuropati proksimal bisa menyebabkan sakit perut yang parah, nyeri pinggul, paha atau bokong. Kondisi ini juga bisa menyebabkan kesulitan bagi orang yang mencoba bangkit dari posisi duduk.
Mononeuropati dapat menyebabkan perasaan pegal di belakang satu mata, kesulitan fokus, penglihatan ganda, atau mati rasa atau kesemutan di tangan atau jari, kecuali kelingking.
NHS memperingatkan bahwa kadar gula darah tinggi yang tidak terkontrol bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Kondisi ini bisa menyebabkan penyakit jantung, stroke, kebutaan dan impotensi seksual.
Penderita diabetes dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur. Seorang perawat diabetes dari dokter harus memeriksa kadar gula darah Anda setiap enam bulan.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di Suara.com
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.