Beberapa waktu lalu, kabar duka datang dari dunia literasi Indonesia. Pemimpin Redaksi Mediakita, Agus Wahadyo, meninggal dunia. Agus dikabarkan meninggal dunia pada 30 Mei 2020 lantaran penyakit yang dideritanya. Ia meninggalkan seorang anak yang masih berusia empat tahun, Alexandrea Harumi dan sang istri Dwiningtyas Anggraeni.

Lewat cuitan dalam akun Twitter miliknya, wanita yang akrab disapa Anggrae ini mengungkap kesedihannya selepas kepergian sang suami. Bahkan, ia mengaku bahwa rumah yang selama ini dibangun bersama Agus, sudah bisa ditempati. Tapi, ia enggak bisa merasakan tinggal di rumah baru bersama Agus yang sudah menghadap ke Sang Pencipta terlebih dulu. 

Baca Juga: Viral! Curhatan Wanita yang Kesal Cuma Dapat Dompet Louis Vuitton Seharga 7 Juta dari Pacarnya!

Dalam cuitan @unyiilz, Anggarae memperlihatkan progress renovasi rumahnya yang sudah rampung. Rumah yang jauh dari kesan mewah, tetapi terasa nyaman itu berniat akan ditempatinya bersama sang suami dan anak usai Lebaran kemarin.

"You know what worse? rumah kita udah jadi, dan bakalan ditempatin setelah lebaran eh kamunya malah pulang ke Sang Pencipta," tulisnya seperti dikutip, Rabu (3/6/2020).

Di cuitan lainnya, ia juga memposting potret kebersamannya dengan sang suami beserta si kecil, Alle. Anggrae mengucapkan rasa syukur karena Tuhan telah memilihnya sebagai pendamping hidup Agus hingga akhir hayatnya.

"Cinta aku, alle, dan seluruh keluarga, ga ada apa2nya dibandingkan cintanya Allah ke kamu. terima kasih sudah berusaha, sayang. Kamu sudah dipilih, dan aku senang yang terpilih..," katanya.

Baca Juga: Viral! Perempuan Asal Padang Ini Hina dan Sindir Habis Tim Medis: Enggak Usah Banyak Gaya Kalian!

Agus Wardoyo dikenal sebagai seorang pemred dalam perusahaan penerbit, yang telah menerbitkan banyak buku best seller. Lewat penerbitan yang dipimpinnya itu, banyak penulis bertalenta yang ia kenalkan kepada masyarakat. Sebut saja seperti Boy Candra dan juga Fiersa Besari.

Kepergian Agus juga menyisakan pilu kepada para penulis ternama Tanah Air. Lewat cuitan di akun Twitter miliknya, Fiersa Besari juga mencurahkan kesedihannya lantaran ditinggal pergi orang yang telah berjasa dalam kariernya dan sering memberikan dukungan kepadanya.

"Saya enggak nyangka, kehilangan seorang sahabat bisa bikin hati saya sesakit ini. Belaiu orang baik yang semasa hidupnya selalu nyemangatin para penulis. Susah banget curhat. Giliran curhat, selalu tentang rumah yang dia bangun, dan anak kesayangannya yang masih kecil," cuit @FiersaBesari.