Ilustrasi payudara kencang dan sehat (premiumorganic.id/Edited by HerStory)
Stres melepaskan kortisol dalam tubuh dan itu sangat berbahaya bagi kulit karena bisa menimbulkan jerawat stres.
"Stres dapat berdampak pada kelenjar yang memproduksi sebum, yang merupakan zat berminyak yang terbuat dari lemak. Dengan demikian, kelenjar menghasilkan lebih banyak minyak, yang dapat memperburuk jerawat,” ujar Dr Wadkar.
Dalam beberapa kasus, jerawat di payudara bisa menjadi tanda infeksi. Ini terutama terjadi pada wanita yang sedang menyusui.
Jerawat payudara dapat disertai dengan ruam, nyeri, dan gatal, dan infeksi dapat menyebar dengan cepat.
Tubuh mengalami banyak perubahan sepanjang hidup, dan itu terjadi karena kadar hormon estrogen dan progesteron yang berfluktuasi. Sering kali, hormon kitalah yang mendatangkan malapetaka pada kulit.
Dr Wadkar mengatakan, “Perubahan hormon dapat menyebabkan jerawat. Jadi, banyak orang akhirnya mendapatkan jerawat saat menstruasi, dan jerawat bisa terlihat di payudara, leher, dan bahkan wajah.”
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.