Menu

Ahli: Pandemi Berdampak Negatif pada Tumbuh Kembang Anak, Orang Tua Jangan Abai!

30 November 2021 12:37 WIB
Ahli: Pandemi Berdampak Negatif pada Tumbuh Kembang Anak, Orang Tua Jangan Abai!

Prof. Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan , Sp.A(K), FAAP, FRCPI (Hon.), selaku Executive Director The International Pediatric Association (IPA. (Riana/HerStory)

“Karenanya, ini semua harusnya bisa dicover oleh expert-expert di platform seperti Tentang Anak ini. Perspektif tumbuh kembang di masa pandemi ini harus bisa diimplementasikan. Gak cuma itu, orang tua juga harus bisa melakukannya. Everything ini your finger, dunia jadi berubah, masa depan jadi tidak pasti. Bagi anak, dunia saat ini seperti persepsi tergantung pola asuh, asih,asahnya. Dan ingat, pendidikan usia dini sendiri secara utuh itu dilakukan di rumah,” sambung dr. Aman.

Lebih lanjut, dr. Aman melanjutkan, perspektif tumbuh kembang anak di masa pandemi bagiorang tua sendiri meliputi kesempatan bekerja berkurang atau berubah, kemampuan adaptasi dan resiliensi (ketahanan) diuji, dan kebutuhan jasmani-rohaninya juga wajib mandiri.

“Sementara bagi anak, perspektif tumbuh kembangnya meliputi kesempatan belajar, bekerja, bermain, beribadah muncul dalam bentuk yang baru. Lalu, kemampuan adaptasi dan resiliensi baru dibentuk, dan kebutuhan asuh, asih, asah masih tergantung orang tua dan orang dewasa lain. Dan terakhir, kemandirian masih dalam pembentukan,” ujarnya.

Ia pun lantas mengingatkan para orang tua bahwa mortalitas atau tingkat kematian anak akibat pandemi ini sangatlah tinggi. Adapun penyebabnya antara lain seperti penanganan yang sub-optimal karena overload di Rumah Sakit, kesenjangan antar daerah di Indonesia dalam penyediaan testing PCR sehingga banyak kasus yang tidak terdeteksi karena kurangnya ketersediaan pemeriksaan, dan kurangnya transparansi data, sehingga banyak dashboard data pemerintah provinsi tidak menampilkan data infeksi pada anak

“Jadi saya berpesan kepada orang tua, tolonglah, di Desember, Januari, Februari ini sebaiknya gak bawa anak keluar. Kalaupun anak harus ikut keluar, ingat protokol kesehatan harus kuat. Terlebih sekarang ada varian baru. Jadi sebisa mungkin tetap laksanakan prokes, biar si virus ini gak akan masuk ke badan kita. Ingat, prokes itu yang paling penting,” pesan dr. Aman.

“Ingat, anak itu adalah human capital. Pandemi ini banyak banget dampaknya buat mereka. Tapi seringnya banyak orang tua yang lupa dan abai, kita bawa tuh anak-anak kemana-mana, yang akhirnya bukan tak mungkin mereka juga terdampak, terinfeksi. Ingat pandemi ini belum selesai, dan anak ini adalah human capital yang dititipkan kepada kita sebagai amanah, jangan dibawa asal-asalan sehingga dia terinfeksi,” tegas dr. Aman

Baca Juga: Bukan Diperbaiki tapi Dipahami, Ubah Cara Pandang Bisa Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak Lho Moms!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Halaman:

Artikel Pilihan