Diabetes merupakan penyakit gula yang sangat berbahaya untuk kesehatan. Diabetes ini dapat dilihat dari cirinya berupa tingginya gula darah pada pasien. Diabetes mampu membuat berbagai gangguan kesehatan lainnya lho, seperti naiknya berat badan, tekanan darah, kadar lemak darah, dan kolesterol.

Harus kamu waspadai sejak dini ya Beauty! Karena jika sudah tahu sejak awal, kamu dapat melakukan berbagai pengobatan yang mampu mencegah diabetesnya semakin parah. Namun selain pengobatan, kamu juga dapat menerapkan kebiasaan yang dapat mencegah diabetes lho. Dilansir dari berbagai sumber, Rabu (10/6/2020) yuk kenali kebiasaan ini untuk mencegah diabetes tipe 2.

Baca Juga: Awas! Tidur Terlalu Lama Sebabkan Gangguan Kesehatan! Salah Satunya, Diabetes

Aktif bergerak

Menurut salah satu penelitian dari The Journal of Gerontology menjelaskan bahwa seseorang yang punya berat badan lebih saat pradiabetes, disarankan untuk mengurangi aktivitas langkahnya menjadi kurang dari 1000 langkah selama dua minggu. Namun pada hasilnya, gula darah malah meningkat secara signifikan. Bahkan, hal ini mampu mempercepat terkenanya diabetes tipe 2 lho.

Maka dari itu, kamu harus aktif bergerak agar terhindar dari menjulangnya gula darah tinggi yang menyebabkan diabetes tipe 2. Kamu bisa lakukan jalan kaki pada pagi hari atau di sore hari.

Makan kacang-kacangan sebagai cemilan

Salah satu studi pada jurnal Metabolism menyatakan bahwa mengonsumsi kacang-kacangan, terutama kacang almond mampu menjaga kadar gula darah pada batas normal dan juga menurunkan risiko penyakit jantung pada orang yang mengidap diabetes tipe 2

Menurut studi tersebut, seseorang disarankan memakan 2 ons almond utuh setiap hari sebagai makanan cemilan, yaitu makanan pembuka, penutup, dan ringan.

Baca Juga: Jangan Berlebihan! Obesitas Hingga Diabetes Intai Kesehatanmu Jika Banyak Konsumsi Gula

Menjaga paru-paru

Salah satu studi yang dilakukan Washington University School of Medicine mengatakan bahwa polusi udara mampu meningkatkan risiko diabetes pada seseorang, tapi pada tingkatan tergolong aman.

Peneliti menjelaskan bahwa polusi udara menyebabkan 3,2 kasus diabetes global pada tahun 2016 atau sekitar 14 persen kasus diabetes disebabkan oleh polusi udara.

Jaga kesehatan emosional

Salah satu kesehatan emosional yang sering terjadi, seperti depresi, frustasi, dan stres. Pada umumnya diabetes mampu terjadi bersamaan dengan depresi. Salah satu penelitian Annals of Family Medicine menjelaskan bahwa ketika merawat keduanya secara bersamaan bisajadi sebagai pemulihan yang baik.

Studi tersebut menjelaskan bahwa sebanyak 180 pasien yang menderita diabetes dan depresi harus melakukan pengobatan untuk keduanya dan mematuhi rejimen pengobatan. Hasilnya setelah 12 minggu, 61 persen memiliki kadar gula darah yang lebih baik pada sebelumnya.