Pada Senin (8/6/2020) dr. Reisa Broto Asmoro mencuri perhatian publik. Tak hanya karena kecantikannya, kali ini publik terkejut karena kemunculannya saat mengumumkan data terbaru kasus COVID-19 bersama Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah Percepatan Penaggulangan COVID-19.

Diketahui, dr. Reisa Broto Asmoro kini jadi bagian dari Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas COVID-19. Ia pun membagikan informasi mengenai masker kain. Berdasarkan penjelasannya, masker kain harus memiliki tiga lapisan. Apa saja ya?

Baca Juga: WHO: Untuk Cegah Corona, Masker Kain Harus Terdiri dari Tiga Lapisan Berbeda!

"Lapisan pertama adalah lapisan kain hidrofilik, seperti katun yang dilapisi oleh lapisan yang bisa mendukung agar filtrasi lebih optimal. Bisa dari katun atau polyester," jelasnya dalam siaran Pers BNPB di YouTube.

"Kemudian lapisan ketiga, atau yang paling luar merupakan lapisan hidrofobik atau bersifat anti air, seperti terbuat dari polipropilen atau polyester," sambungnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengganti masker kain setelah digunakan lebih dari empat jam. Selain itu, mengingatkan untuk mencuci masker dengan benar agar bisa kembali digunakan.

Baca Juga: Banyak Mitos Keliru Soal Penggunaan Masker Saat Pandemi Corona! Yuk, Simak Faktanya Berikut Ini...

"Karena itu penggunaan penyimpanan serta pencucian masker pun harus tepat, agar awet dan dapat digunakan berulang kali," tuturnya.