Ilustrasi bercak darah di mata penderita hipertensi (Shutterstock/Edited By HerStory)
Ketika pembuluh darah tersumbat, percabangan pembuluh-pembuluh darah baru akan terbentuk. Namun sayangnya, pembuluh darah baru ini lebih rapuh sehingga rentan pecah.
Saat pembuluh darah ini pecah, darah dapat memblok penglihatan. Kemudian terbentuklah jaringan parut pada retina. Jaringan parut pada retina ini selanjutnya dapat menarik lapisan retina hingga terlepas dari tempatnya.
Edema makula diabetik adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh retinopati diabetik. Menurut American Diabetes Association, komplikasi diabetes pada mata ini disebabkan oleh penumpukan cairan pada makula.
Makula merupakan salah satu bagian dari retina, posisinya terletak di belakang mata. Hampir seluruh fungsi penglihatan utama terpusat di makula sebab sel penerima cahaya (fotoreseptor) terkumpul di sini.
Ketika terjadi retinopati diabetik, pembuluh darah kapiler tidak dapat berfungsi dengan baik untuk mengatur sirkulasi cairan dari dalam dan keluar pembuluh darah. Akibatnya, cairan keluar dari pembuluh darah. Lama-lama, penumpukan cairan ini akan mengganggu fungsi makula.
Gejala utama edema makulat ini terjadi bisa dirasakan dengan penglihatan mata kabur, bergelombang, dan pandangan ganda. Terkadang juga bisa disertai dengan rasa sakit. Selain itu, diabetesi mungkin juga akan melihat floater atau bayangan yang melayang-layang.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.