Wanita yang ingin buang air kecil. (Pinterest/Freepik)
Kondisi vaginitis membuat vagina atau vulva menjadi meradang dan sakit. Umumnya vaginitis disebabkan oleh beberapa jenis infeksi.
Seiring dengan nyeri dan ketidaknyamanan di area genital, sering buang air kecil bisa menjadi tanda lain dari vaginitis. Anda mungkin juga merasa terbakar atau gatal saat buang air kecil.
Keputihan yang putih dan kental, abu-abu dan berbau amis atau hijau kekuningan dan berbusa juga bisa muncul sebagai tada vaginitis.
Kandung kemih yang terlalu aktif atau Overactive bladder (OAB) merupakan kondisi di mana kandung kemih Anda lebih sering mengosongkan daripada yang seharusnya. Ini tentu menyebabkan Anda buang air kecil menjadi lebih sering dan banyak.
Sistitis interstisial (IC) adalah ketika otot-otot di dalam dan di sekitar kandung kemih Anda menjadi teriritasi. Penyebab pastinya tidak diketahui, tetapi kondisi ini mempengaruhi lebih banyak wanita daripada pria.
Gejala dapat datang dan pergi, dan intensitasnya bervariasi dari orang ke orang, tetapi tekanan di perut bagian bawah dan sering buang air kecil adalah keluhan umum.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.