Menu

Hemat! Begini Moms Cara Atur Keuangan ala Ibu Rumah Tangga Jepang, Boleh Nih Ditiru

12 Januari 2022 21:15 WIB
Hemat! Begini Moms Cara Atur Keuangan ala Ibu Rumah Tangga Jepang, Boleh Nih Ditiru

Ilustrasi mengatur keuangan. (Unsplash/Sharon McCutcheon)

HerStory, Bekasi —

Kakeibo merupakan metode mengatur keuangan yang sering digunakan oleh ibu rumah tangga di Jepang. Metode ini diperkenalkan pada tahun 1904 oleh seorang jurnalis Jepang, bernama Makoto Hani.

Pada tahun 2017, metode ini kembali populer lewat buku yang ditulis oleh Fumiko Chiba. Fumiko percaya, bila metode ini dilakukan secara disiplin, kita dapat lebih bijak dalam mengelola uang meski dalam jumlah kecil.

A. Mengatur Uang dengan Metode Kakeibo

Kakeibo adalah pencatatan arus kas, baik pemasukan maupun pengeluaran dengan ditulis tangan. Tujuannya agar kita tahu apa yang ditulis, jadi kita sadar poin mana yang penting dan kurang penting. Dari kedua poin ini, kita bisa memutuskan mana yang pemenuhannya harus didahulukan daripada yang lainnya. 

Untuk menuliskan poin-poin penting ini, kita perlu menyiapkan beberapa hal, seperti alat tulis dan waktu. Waktu dibutuhkan karena kita perlu menyeleksi poin-poin tersebut untuk menghindari pengeluaran berlebih. 

Dalam prakteknya, dibutuhkan kesabaran, tanggung jawab, dan kedisiplinan agar metode ini dapat berjalan lancar. Sebab, kita perlu menuliskan daftar pengeluaran secara berkala demi menjaga kestabilan finansial.

B. Langkah-langkah dalam Menerapkan Metode Kakeibo

Tentunya terdapat beberapa langkah agar penerapan metode ini semakin mudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya :

1. Catat pemasukan yang diterima setiap bulan. Kita juga bisa catat apabila ada pemasukan tambahan

2. Tentukan persentase yang ingin ditabung, idealnya adalah 20 persen dari total gaji

3. Tentukan persentase pengeluaran dalam sebulan, lalu bagi dalam empat kategori berikut ini:

- Kebutuhan pokok, seperti makanan, minuman, dana darurat, tagihan maupun cicilan.

- Kebutuhan sekunder, seperti belanja, perawatan, hiburan, dan traveling

- Kebutuhan untuk meningkatkan kualitas diri, seperti ikut pelatihan, seminar, dan beli buku Pengeluaran non-rutin, seperti kado ulang tahun, perbaikan kendaraan atau rumah

4. Budget untuk setiap pengeluaran sebaiknya dimasukkan ke dalam amplop khusus, dan dipakai sesuai pos-posnya. Catat jumlah uang yang sudah terpakai pada masing-masing amplop untuk memudahkan kita menghitung sisa budget.

5. Setiap akhir bulan, lakukan evaluasi keuangan. Dari sini kita bisa lihat pos pengeluaran mana yang alokasi dananya harus diperbanyak pada bulan berikutnya, mana yang bisa dikurangi sehingga dananya pas

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di Akurat

Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Oleh: Cherryn Lagustya

Artikel Pilihan