Ruam kulit. (Press Release/ZAP Clinic)
Moms, diabetes bisa menyerang bagian tubuh manapun, termasuk kulit. Bahkan masalah pada kulit biasanya menjadi tanda awal dari diabetes itu sendiri.
Untungnya, sebagian besar penyakit kulit akibat diabetes ini bisa dicegah dan diobati sejak dini. Lantas apa saja penyakit kulit yang biasanya muncul akibat penyakit diabetes?
Akantosis nigrikans yaitu kelainan pigmentasi kulit yang ditandai dengan munculnya area berwarna gelap pada lipatan-lipatan tubuh. Kondisi ini paling sering terjadi pada orang yang mengalami obesitas dan penderita diabetes.
Hormon insulin yang tinggi pada penderita diabetes merangsang pembelahan sel kulit baru lebih cepat, Moms. Sel-sel ini mengandung pigmen melanin yang memberi warna gelap. Nah, lama-kelamaan, sel kulit yang baru ini semakin tebal dan tampak lebih gelap.
Baca Juga: Hobi Minum Kopi, Tapi Menderita Diabetes? Begini Cara Aman Konsumsinya
Ini merupakan masalah kulit yang menyerang kaki penderita diabetes. Banyak ahli menduga bahwa oenyakit in disebabkan oleh perubahan pada pembuluh darah kecil di bawah kulit akibat diabetes.
Ciri khas dermopati diabetik yaitu munculnya bercak bersisik berwarna cokelat muda pada kulit. Bercak ini sering dikira sebagai flek penuaan karena tak gatal atau sakit. Dermopati diabetik juga tak berbahaya dan pasien tak perlu penanganan khusus
Penyakit kulit ini tampak seperti luka bakar dan biasanya ditemukan pada pasien yang mengalami kerusakan saraf akibat diabetes (neuropati diabetik). Lentigan pada penderita diabetes bisa muncul pada tangan, lengan, jari, atau kaki. Kondisi ini sebenarnya bisa hilang dengan sendirinya.
Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Jantung Pisang Bisa untuk Obat Alami Diabetes
Penderita diabetes biasanya bisa alergi terhadap obat-obatan atau insulin yang dokter berikan. Gejalanya seperti alergi kulit pada umumnya, yaitu muncul ruam dan bercak merah pada kulit. Reaksi ini juga bisa muncul di sekitar area suntikan insulin.
Ini merupakan pengerasan pada kulit di ujung jari tangan dan kaki. Selain mengeras, kulit pada area ini juga bisa menebal, teras aketat, atau menyerupai lilin. Beberapa pasien juga mengalami kekauan pada sendi jari yang terdampak.
Baca Juga: Tergolong Gula Alami, Amankah Penderita Diabetes Minum Jus Tebu?
Sebagian dari Moms mungkin terdengar asing dengan namanya. Xantomatosis eruptif yaitu munculnya benjolan berwarna kuning sebesar kacang pada permukaan kulit.
Benjolan ini paling sering ditemukan pada tangan, kaki, lengan, dan pantat. Penyakit langka ini terjadi akibat diabetes tipe 1 yang tak terkontrol. Penderitanya pun cenderung memiliki kadar lemak dan kolesterol yang tinggi.
Necrobiosis lipoidica diabecticorum (NLD) termasuk penyakit kulit yang muncul akibat kerusakan saraf terkait diabetes. Gejalanya seperti penyakit dermopati diabetik, namun cenderung lebih dalam, lebar, dan sedikit.
Selain itu, bercak NLD juga terasa gatal dan nyeri. Selama bercak ini gak pecah, kamu tak memerlukan penanganan khusus. Namun, segera kunjungi dokter apabila bercak pecah dan menjadi luka terbuka.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.