Junk food. (Pinterest/freepik)
Kolesterol memiliki fungsi utama dalam tubuh manusia, kolesterol adalah zat lemak yang diproduksi oleh hati yang membawa banyak manfaat kesehatan yang penting, seperti membuat hormon dan membangun membran sel.
Namun, perlu diketahui bahwa kolesterol memiliki beberapa jenis, yang paling umum diketahui ialah kolesterol baik (HDL) dan juga kolesterol jahat (LDL). Tanpa sadar, kini banyak masyarakat yang mengonsumsi makanan tinggi kolesterol jahat sehingga bisa membahayakan kesehatan.
Misalnya pizza dan burger dikemas dengan asam lemak jenuh, yang melipatgandakan risiko penyakit jantung bersama dengan penyakit lain seperti hipertensi dan diabetes. Perlu dicatat bahwa beberapa makanan tinggi kolesterol seperti telur, keju dan daging organ juga tinggi mikronutrien esensial seperti protein, kalsium, zat besi dan magnesium. Namun, ketika dikonsumsi dalam jumlah tinggi, makanan tinggi kolesterol itu akan disimpan di dinding arteri dan meningkatkan risiko penyakit yang membahayakan kesehatan.
Apabila kamu baru saja mengonsumsi makanan tinggi kolesterol, ini yang harus segera dilakukan agar kolesterol tak melonjak dan membahayakan kesehatan seperti dilansir dari Boldsky (2/2/2022):
Keseimbangan mikrobiota usus sangat penting untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Sebuah penelitian mengatakan bahwa minum air hangat menunjukkan efek positif pada pertumbuhan mikrobiota usus, yang pada gilirannya dapat membantu pencernaan makanan kolesterol, tanpa mengganggu kesehatan pencernaan.
Setelah makan kolesterol tinggi, disarankan untuk membakar kalori dengan melakukan sekiranya tiga puluh menit untuk berjalan kaki, menaiki tangga atau segala bentuk olahraga. Pasalnya aktivitas fisik dapat meningkatkan kinerja lambung dan membantu pencernaan untuk memproses kolesterol. Ini juga dapat membantu menjaga berat badan tetap terkendali.
Minuman detoks adalah cara terbaik untuk membersihkan sistem tubuh, membuang racun berbahaya, meningkatkan kekebalan, meningkatkan tingkat energi dan mendapatkan kesehatan pencernaan yang lebih baik.
Kamu dapat menyiapkan minuman detoks dengan mencampur air dengan lemon dan jahe, mentimun dan mint, jeruk dan lemon atau apel dan kayu manis.
Probiotik adalah organisme hidup yang membantu mendukung bakteri usus dan menjaga sistem pencernaan tetap sehat. Makanan seperti yoghurt, kefir dan kimchi mengandung probiotik secara alami.
Meskipun disarankan untuk mengonsumsi probiotik sebelum atau selama makan makanan tinggi kolesterol untuk efek yang lebih baik pada lambung dan usus, probiotik dapat dikonsumsi kapan saja terlepas dari waktu makan untuk efek positif.
Setelah asupan makanan kolesterol tinggi, beralih ke pola makan sehat dengan banyak sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Ini adalah cara terbaik untuk menurunkan kadar kolesterol dan meningkatkan profil lipid. Inilah sebabnya, lebih baik merencanakan makan terlebih dahulu untuk menghindari konsumsi junk food secara impulsif.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.