Menu

Aneh Banget! Karena Terlalu Sering Bermain TikTok Seorang Wanita Mengaku Terkena Sindrom TikTok, Memang Beneran Ada Ya?

Virgilery Levana
10 Juli 2020 13:40 WIB
Aneh Banget! Karena Terlalu Sering Bermain TikTok Seorang Wanita Mengaku Terkena Sindrom TikTok, Memang Beneran Ada Ya?

aplikasi tiktok

HerStory, Jakarta —

Tiktok menjadi salah satu platform hiburan yang saat ini sedang naik daun karena banyak sekali yang memainkan platform ini. Platform yang berasal dari China, Tiongkok ini menjadi trend di tengah masyakarat enggak hanya di Indonesia namun juga di dunia.

Awalnya, platform ini enggak memiliki banyak peminat namun karena semakin banyaknya orang-orang yang mengunduh, aplikasi ini menjadi semakin laris digunakan dari semua kalangan usia baik dari anak muda, dewasa hingga orang tua.

Platform ini enggak hanya memberikan fitur merekam video saja, namun ada beberapa fitur menarik lainnya seperti tantangan, filter lucu, music yang asik dan fitur-fitur lainnya yang terkadang membuat beberapa orang malah menjadi lupa waktu karena keasikan main aplikasi ini.

Beberapa waktu yang lain, ada berita menghebohkan di media sosial Twitter yang berisi tentang seorang wanita yang mengaku sudah terkena sindrom Tiktok. Video ini pertama kali diunggah oleh salah satu akun yang bernama @MyMeleTOP pada 4 Juli 2020.

Di dalam video itu, wanita yang mengaku mengidap sindrom Tiktok mengatakan bahwa dia merasa enggak bisa mengontrol tubuhnya sendiri, karena setiap dia sedang berbicara dengan teman-temannya, tubuhnya akan bergerak sendiri, seperti contoh tangannya yang akan bergerak seperti gerakkan di dalam Tiktok.

Menurut seorang psikiatri di Klinik Angsamerah mengatakan bahwa belum pernah ada istilah sindro Tiktok di dalam dunia media. Namun, psikiater itu menjelaskan ada beberapa hal yang sedang terjadi pada tubuh orang tersebut sehingga dia enggak bisa mengendalikan tubuhnya sendiri.

Kejang

Psikiater itu menjelaskan bahwa kejang bisa terjadi kepada seseorang dalam kondisi yang enggak sadar dan bisa terjadi selama beberapa hitungan menit. Biasanya hal ini terjadi akibat gangguan sinyal listri di otak sehingga muncul gerakan involunter. Kalau kejang ini terus menerus terjadi bisa jadi itu menjadi gejala terjadinya epilepsi.

Gangguan Otak

Gangguan ini biasanya terjadi pada pusat motorik otak, khususnya pada bagian otak kecil. Hal ini juga bisa mengakibatkan seseorang kehilangan kendali pada tubuhnya sendiri.

Gejala Psikotik

Ciri-ciri dari orang yang terkena gejala psikotik antara lain adalah enggak bisa mengendalikan gerakan pada tubuhnya sendiri. Selain itu, gangguan ini juga bisa terjadi karena ada yang menggerakan tubuhnya seperti dikendalikan oleh kekuatan asing dari luar dirinya atau karena halusinasi.

Gangguan Fungsi Otak

Pada umumnya, di dalam dunia medis dikatakan jika ada gerakan-gerakan abnormal bisa disebut sebagai pertanda adanya gangguan stuktur dan fungsi otak. Namun, untuk memastikan hal tersebut harus ada analisis lebih lanjut dari dokter ahli.

Waduh, kalau beneran ada sindrom Tiktok bisa berbahaya nih untuk kesehatan kita, Beauty!

Share Artikel: