Dorce Gamalama (YouTube/Curhat Bang Denny Sumargo)
Batu ginjal biasanya tak akan menimbulkan gejala sampai batu itu bergerak di dalam ginjal atau masuk ke ureter (saluran yang menghubungkan ginjal dan kandung kemih).
Jika batu tersangkut di ureter, itu bisa menghalangi aliran urin dan menyebabkan ginjal membengkak dan ureter kejang, yang bisa sangat menyakitkan. Pada saat itu, Anda mungkin mengalami tanda dan gejala berikut:
-Timbul rasa sakit parah dan tajam di samping dan punggung, di bawah tulang rusuk
-Nyeri yang menjalar ke perut bagian bawah dan selangkangan
-Rasa sakit yang datang dalam gelombang dan berfluktuasi dalam intensitas
-Nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil
-Urine berwarna merah muda, merah atau coklat
-Urine keruh atau berbau busuk
-Terus-menerus untuk buang air kecil, buang air kecil lebih sering dari biasanya atau buang air kecil dalam jumlah sedikit
-Mual dan muntah
-Demam dan kedinginan jika ada infeksi
Perlu diingat bahwa rasa sakit yang disebabkan oleh batu ginjal dapat berubah atau berpindah ke lokasi yang berbeda. Enggak hanya itu, rasa sakit juga bisa meningkat intensitasnya saat batu bergerak melalui saluran kemih.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.