Makanan untuk mencegah hipertensi bagi ibu hamil (Freepik.com/yanalya)
Kehamilan menjadi momen bahagia bagi banyak wanita. Kehamilan juga menyebabkan banyak perubahan pada tubuh, termasuk perubahan hormon dan fungsi kekebalan tubuh.
Perubahan ini seringkali mengharuskan wanita hamil untuk merawat diri sendiri dengan lebih baik. Ini akan membantu kamu dan bayi tetap aman, serta membantu memudahkan persalinan.
Yuk ikuti kebiasaan sehat ini agar kehamilan kamu berjalan lancar dan sehat hingga Si Kecil lahir.
Bahkan ketika kamu masih mencoba untuk hamil, ada baiknya untuk mulai mengonsumsi vitamin prenatal untuk memastikan perkembangan janin yang sehat.
Salah satu vitamin ini disebut asam folat. Konsumsi asam folat mengurangi risiko bayi cacat tabung saraf seperti spina bifida. Selain itu, kamu juga perlu mendapatkan nutrisi penting, seperti kalsium dan zat besi, sejak awal kehamilan.
"Asam folat sangat penting untuk perkembangan yang tepat dari tabung saraf bayi (yang menutupi sumsum tulang belakang), dan sangat penting untuk pembentukan sel darah merah baru," kata Frances Largeman-Roth, R.D., penulis Feed the Belly, sebagaimana dikutip via Akurat.co.
Vitamin prenatal tersedia tanpa resep di sebagian besar toko obat, atau bisa mendapatkannya dengan resep dokter. Jika merasa mual, cobalah meminumnya di malam hari atau dengan makanan ringan.
Selama kehamilan, darah memasok oksigen dan nutrisi penting ke bayi melalui plasenta dan membawa limbah dan karbon dioksida pergi.
Artinya, volume darah kamu meningkat hingga 50 persen untuk menangani semua aktivitas ekstra ini. Jadi, kamu perlu minum lebih banyak untuk mendukung melancarkan seluruh proses tersebut.
Minum air putih juga dapat membantu mencegah sembelit, wasir, infeksi saluran kemih (ISK), kelelahan, sakit kepala, bengkak, dan gejala kehamilan tidak nyaman lainnya.
Usahakan minum 8 hingga 10 gelas per hari, dan jika kamu tidak menikmati rasanya, coba tambahkan perasan jeruk nipis atau buah lainnya. Minum susu juga akan membantu mendapatkan kalsium ekstra yang kamu butuhkan untuk tetap sehat saat hamil.
Ikan kaya akan omega 3, nutrisi penting untuk perkembangan otak. Dalam sebuah penelitian tahun 2007 terhadap lebih dari 12.000 anak, para peneliti menemukan bahwa anak-anak yang ibunya makan ikan paling banyak selama kehamilan memiliki IQ lebih tinggi, ditambah keterampilan motorik dan komunikasi yang lebih baik – dibandingkan mereka yang ibunya tidak makan ikan.
Namun beberapa jenis ikan mengandung kadar merkuri yang tinggi, yang dapat memengaruhi perkembangan otak bayi, bahkan orang dewasa. Untuk amannya, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) merekomendasikan agar ibu hamil makan tidak lebih dari 12 ons ikan per minggu.
Hiu, tilefish, swordfish, dan king mackerel adalah jenis ikan terburuk untuk ibu hamil. Tuna juga bisa menjadi masalah, jadi kamu harus membatasi jumlah tuna dikonsumsi.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di Akurat
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.