Tips Menggoreng Agar Tidak Terkena Cipratan Minyak
Kolesterol tinggi menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering dialami di masa kini. Hal itu disebabkan oleh gaya hidup tak sehat, seperti rajin mengonsumsi makanan berminyak.
Padahal, apabila kolesterol dalam darah berada dalam kadar yang tinggi itu bisa membahayakan kesehatan lho. Jika tak diatasi dengan benar, kondisi ini bisa mengan cam nyawa karena memicu serangan jantung dan stroke.
Untuk mengatasi masalah kolesterol, perlu membenahi pola hidup menjadi lebih sehat. Hal yang paling terpenting adalah menghindari makanan berminyak karena tinggi kolesterol. Misalnya adalah minyak-minyak yang tinggi lemak jenuh.
Nah, penasaran minyak apa saja yang tak baik untuk penderita kolesterol? Berikut daftarnya seperti dikutip dari Boldsky (11/3/2022):
Minyak terhidrogenasi diproses hanya untuk tujuan memperpanjang umur simpan. Ini berarti hidrogen ditambahkan ke struktur kimia dalam minyak. Ketika tingkat hidrogen meningkat, begitu pula tekstur dan konsentrasi lemak jenuh.
Proses ini juga menciptakan lemak trans berbahaya yang dapat meningkatkan kolesterol jahat atau LDL dan menurunkan kolesterol baik atau HDL yang sehat.
Minyak kelapa olahan semakin populer karena rasanya yang netral dan titik asap yang relatif tinggi (232 derajat C). Tapi, minyak kelapa mengandung 87% lemak jenuh dan meningkatkan kadar LDL atau kolesterol jahat di dalam tubuh.
Di samping itu, minyak sawit mungkin lebih baik dengan 50% rendah asam lemak jenuh (SFA), tetapi bagi kamu yang tengah berusaha untuk menurunkan kadar kolesterol juga tak direkomendasikan untuk digunakan.
Lemak jenuh adalah minyak yang padat pada suhu ruangan. Itu dapat meningkatkan jumlah timbunan lemak di pembuluh darah tubuhmu lho.
Contoh lemak jenuh yang tinggi, seperti mentega, lemak babi, dan margarin. Bahan-bahan itu harus dihindari dalam diet rendah kolesterol.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.