Hidangan salmon sebagai salah satu makanan yang aman dikonsumsi penderita diabetes. (Pinterest/Freepik)
Setelah memasak telur, segeralah makan, tapi jika disimpan dalam waktu yang lama, jangan dipanaskan lagi. Solusinya adalah makan dalam keadaan dingin karena makanan berprotein tinggi mengandung banyak nitrogen. Nitrogen ini dapat teroksidasi karena pemanasan ulang, yang selanjutnya menyebabkan kanker.
Ternyata ayam juga menjadi salah satu makanan yang berbahaya bila dipanaskan. Ini karena komposisi protein dalam makanan bisa mengubah total saat diambil dari kulkas untuk dipanaskan. Tindakan tersebut bisa menyebabkan masalah pada sistem pencernaan, jadi pastikan tidak memanaskannya dengan suhu tinggi.
Kentang menjadi makanan pokok pengganti terbaik, dan penyimpanannya juga mudah. Tapi setelah masak kentang, dan kemudian dipanaskan kembali, sebaiknya pikir ulang.
Ini karena kentang mengandung vitamin B6, kalium dan vitamin C. Tapi jika dipanaskan berulang-ulang, bisa berisiko menghasilkan Clostridium Botulinum (bakteri penyebab botulisme).
Bahkan jika kita membiarkan kentang yang sudah matang dalam suhu ruangan, produksi bakteri tetap bertambah. Solusinya untuk menghindari pertumbuhan bakteri, simpan di dalam lemari es atau membuangnya jika tidak dikonsumsi dalam waktu 1 sampai 2 hari.
Jamur dianjurkan untuk langsung dimakan setelah dimasak. Idealnya, jamur tidak boleh disimpan untuk dikonsumsi pada hari berikutnya. Hal ini dikarenakan adanya energi protein dan mineral saat dipanaskan kembali.
Jika jamur dipanaskan bisa-bisa menghancurkan protein ini pada jamur dan menyebabkan kerusakan pada sistem pencernaan. Memanaskannya kembali akan menghasilkan racun yang mengandung nitrogen teroksidasi dan radikal bebas.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.