Illustrasi bercinta di air (Freepik/Edited by HerStory)
Berhubungan seks di air panas juga bisa menyebabkan pseudomonas folliculitis atau peradangan kuliat yang terjadi pada orang yang suka berendam di bak mandi air panas. Kondisi ini membuat kulit terasa gatal, tampak benjolan merah, namun bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.
Meksipun memakai kondom, bercinta di dalam air bisa membuat karet kondom longgar dan terlepas. Sementara itu, sprema juga masih bisa hidup ketika masuk ke dalam vagina, sekalipun terendam di dalam air.
Kecuali jika kamu berhubungan seks di bak mandi air panas yang penuh dengan cairan pelumas, bercinta di air kan menyebabkan sakit yang tak tertahankan, karena air justru menghilangkan pelumas dan membuat penetrasi terasa perih.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di Suara.com
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.